Terungkap, rahasia Facebook saat sistemnya tumbang kemarin

Facebook menggunakan machine learning untuk menandai foto-foto yang ada dalam platformnya. Hasilnya berupa tagar untuk menandai setiap foto.

Terungkap, rahasia Facebook saat sistemnya tumbang kemarin Source: Google

Kemarin, beberapa layanan media sosial bermasalah, salah satunya adalah Facebook. Di balik tumbangnya layanan Facebook, hal ini ternyata menyingkap sedikit rahasia yang selama ini tidak diketahui oleh para pengguna media sosial tersebut. 

Dilansir dari The Verge (5/7), ketika layanan Facebook tumbang, seluruh foto yang ada di media sosial tersebut menjadi tidak bisa diakses. Kolom yang seharusnya merupakan tempat foto justru berisi tulisan tagar yang sudah ditetapkan oleh sistem media sosial itu. 


BACA JUGA

Facebook rekrut mantan Boss Vine demi proyek baru

Facebook berjuang kembangkan aplikasi baru

Steve Wozniak : Cari cara untuk tinggalkan Facebook


Dalam kotak itu tertulis, “image may contain: people smiling, people dancing, wedding and indoor” atau dengan tagar yang lebih simpel, seperti "image may contain: cat”. Mudahnya, ini merupakan cara komputer melihat foto-foto yang dimasukkan pengguna. Dengan kata lain, beginilah cara Facebook untuk menilai dan mengenali foto-foto di platform-nya. Bukan hanya di Facebook, mekanisme yang sama juga ditemukan di Instagram

Sebenarnya Facebook sudah menerapkan hal ini sejak 2016. Ini merupakan sebagian dari proyek aksesibilitas Facebook. Tujuannya, untuk memberikan deskripsi gambar kepada para penggunanya yang mengalami gangguan penglihatan. 

Namun belum diketahui, apakah informasi ini digunakan untuk menargetkan iklan kepada para penggunanya. Sebagaimana diketahui, dalam sebuah foto bisa terkandung banyak informasi. Misalnya, hobi, hewan peliharaan, tempat melancong atau apakah seseorang memiliki ketertarikan pada bidang tertentu, otomotif misalnya. 

Sebenarnya seorang programer pernah terdorong untuk membuat ekstensi Chrome yang mengungkapkan tag ini. Saat itu, ia mengatakan bahwa banyak pengguna internet yang tidak menyadari jumlah informasi yang secara rutin diambil dari foto. 

Sejauh ini Facebook kabarnya belum memberikan tanggapan terkait apakah tag tersebut digunakan untuk menargetkan iklan kepada pengguna atau tidak. 

 

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: