sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id samsung
Senin, 05 Okt 2020 15:43 WIB

Aplikasi pra instal Apple terancam diblokir di Eropa

Uni Eropa baru saja mengajukan draft yang akan mengancam untuk memblokir aplikasi pra instal di ponsel untuk menjamin kompetisi yang adil dengan pengembang pihak ketiga.

Aplikasi pra instal Apple terancam diblokir di Eropa
Photo by cottonbro from Pexels

Aplikasi pra instal di iPhone terancam diblokir di Eropa. Pasalnya, Uni Eropa baru saja mengajukan draft yang diklaim akan memberikan pengguna lebih banyak pilihan aplikasi yang mereka inginkan. Tidak hanya itu, ini juga dilakukan untuk memastikan kompetisi yang setara antara Apple dengan pengembang pihak ketiga. 

Sebagaimana diketahui, sudah sejak lama iPhone hadir dengan sejumlah aplikasi pra instal. Dulu, tidak ada satupun aplikasi itu yang dapat dihapus oleh pengguna. Akibatnya, beberapa aplikasi jutsru tidak digunakan sama sekali dan hanya memakan memori ponsel saja. Namun sejak iOS 11, Apple sedikit melunak. Pengguna bisa menghapus aplikasi pra instal tersebut, kecuali aplikasi kamera dan App Store. 

Dilansir dari 9to5mac (5/10), di iOS 14, Apple bahkan melangkah lebih jauh. Pengguna iPhone kini dapat mengganti browser default dan aplikasi email mereka. Kedua langkah ini diketahui merupakan upaya Apple untuk menghindari gugatan yang dilayangkan oleh regulator terkait kompetisi. Sebagaimana yang saat ini mengancamnya di Eropa. 

Draft itu sendiri merekomendasikan kalau perusahaan teknologi besar tidak diizinkan sama sekali untuk memasang aplikasi pra instal, di mana ada kompetitor di aplikasi yang sama. Hal ini tentunya bisa menjadi angin segar bagi pengembang aplikasi pihak ketiga. 

Meski demikian, beberapa aplikasi yang diberikan Apple merupakan bagian dari pengalaman penggunaan yang ditawarkan di iPhone. Beberapa aplikasi ini tentunya tidak bisa digantikan dengan yang lain, misalnya App Store. Pasalnya, Apple dengan tegas menerapkan sejumlah aturan di App Store, tidak seperti Google yang mengizinkan adanya toko aplikasi lain di platform Android. 


 

Share
×
tekid
back to top