Project Libra dapat suntikan dana dari PayPal, Uber, Visa, dan Mastercard

Cryptocurrency milik Facebook, Project Libra mendapatkan pendanaan dari PayPal, Uber, Visa, dan Mastercard masing-masing sebesar Rp144,2 miliar.

Project Libra dapat suntikan dana dari PayPal, Uber, Visa, dan Mastercard Facebook (Pexels)

Facebook beberapa waktu lalu telah mengumumkan bisnis baru mereka, bisnis mata uang digital yang bernama Project Libra. Sayang, pada saat bisnis ini pertama kali diumumkan, kurang banyak yang tertarik.

Namun, seiring berjalannya waktu, ada beberapa pihak yang mulai tertarik dengan model bisnis tersebut. Engadget (14/6) menyebutkan, The Wall Street Journal menemukan bahwa PayPal, Uber, Visa, dan Mastercard telah memilih untuk mendukung Project Libra.


BACA JUGA

Facebook rekrut mantan Boss Vine demi proyek baru

Facebook berjuang kembangkan aplikasi baru

Steve Wozniak : Cari cara untuk tinggalkan Facebook


Mereka pun mengucurkan dana yang bisa dibilang sangat fantastis. Masing-masing mengajukan investasi sebesar USD10 juta atau Rp144,2 miliar untuk mengembangkan cryptocurrency milik Facebook tersebut.

Tak sampai disitu saja, beberapa Investor lain termasuk Stripe dan Booking.com juga menjadi pemodal mereka. Dengan menyetujui pendanaan, mereka telah menjadi bagian dari konsorsium yang dibuat untuk mengatur koin digital.

Tapi, meskipun telah mendapatkan dukungan, belum jelas apakah Facebook telah berhasil mengumpulkan USD1 miliar atau Rp14,4 triliun, yang merupakan target mereka untuk memulai Project Libra tersebut.

Menurut laporan sebelumnya, Libra dirancang untuk menjadi stablecoin yang didasarkan oleh nilai tukar dolar Amerika. Dengan ini membuat cryptocurrency ini kebal terhadap volatilitas yang dialami oleh cryptocurrency lainnya.

Jejaring sosial ciptaan Mark Zuckerberg itu diduga sangat serius tentang proyek itu, dan mengadakan pembicaraan dengan si kembar Winklevoss tentang menggunakan pertukaran mata uang kripto yang mereka dirikan.

Dalam pemikiran mereka, di masa depan, pengguna Facebook dapat mentransfer pembayaran pribadi dan membeli barang dan jasa tidak hanya di platform perusahaan, tetapi juga di situs web lain, menggunakan mata uang dari Project Libra.

Mereka juga menargetkan cryptocurrency mereka akan berfungsi seperti opsi checkout umum, seperti PayPal, yang digunakan orang saat ini secara online. Baik Facebook maupun anggota konsorsium tidak akan mengelola mata uang tersebut. Namun, beberapa investor dapat berfungsi sebagai "simpul" dalam sistem, memverifikasi pembayaran dan menyimpan catatan transaksi.

Sayangnya, hingga saat ini pihak Facebook belum memberikan keterangan resmi terkait dengan berita tersebut.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: