Imbas perang dagang Amerika dan China, Apple alihkan produksi iPad dan MacBook ke Indonesia

Pegatron yang merupakan pabrik perakit iPad dan MacBook terkena imbas perang dagang Amerika dan Cina. Mereka membawa kedua produk tersebut untuk diproduksi di Indonesia.

Imbas perang dagang Amerika dan China, Apple alihkan produksi iPad dan MacBook ke Indonesia iPad Pro 2018 (PCMagz)

Perang dagang Antara Amerika dan Cina terus memanas. Pihak Amerika telah memasukkan banyak perusahaan Cina dalam daftar hitam perdagangan mereka, yang membuat salah satu perusahan teknologi raksasa Cina, Huawei terkena imbas yang sangat besar.

Imbas dari perang dagang ini terlihat di beberapa perusahaan Cina. Beberapa perusahaan memindahkan lini produksi mereka ke luar Cina. Salah satunya adalah Pegatron, yang merupakan pabrik perakit iPad dan MacBook milik Apple.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Analis perkirakan iPhone SE 2 akan dibanderol USD399 (Rp5,6 jutaan)

Modem 5G Apple akan hadir pada 2022

Apple bakal hadirkan beragam emoji terbaru


Sekadar informasi, selain Foxconn, Apple juga memiliki rekanan pabrik Cina yakni Pegatron. Jika Pegatron memiliki fungsi merakit iPad dan MacBook, Foxconn lebih fokus dalam merakit perangkat iPhone.

Kemungkinan besar PT Sat Nusapersada yang akan ditunjuk oleh Pegatron untuk merakit kedua perangkat tersebut, seperti dilaporkan Wccftech (24/5/2019). Ya, perusahaan ini merupakan perusahaan perakitan perangkat elektronik yang berlokasi di Batam, Indonesia.

Dalam sebuah laporan, produksi iPad dan MacBook akan mulai dilakukan bulan depan. Dalam sebuah pernyataan, CEO Nusapersada tidak merinci produk mana yang akan diproduksi perusahaannya. Dia hanya mengkonfirmasi bahwa produk tersebut akan dijual ke Amerika Serikat.

Untuk melancarkan proses pemindahan ini, Pegatron dikabarkan telah menginvestasikan dana sebesar USD300 juta atau Rp4,3 triliun untuk perbaikan dua fasilitas manufaktur di Indonesia untuk melancarkan proses perakitan kedua perangkat itu.

Perpindahan dari rekanan manufaktur Apple akan mengakibatkan hilangnya pekerjaan bagi warga Cina, yang tampaknya telah menjadi salah satu target pertama perang dagang antara Amerika dengan Cina.

Sedangkan pemasok Apple lainnya, Foxconn, baru-baru ini memindahkan beberapa produksi iPhone ke India. Namun, tidak pasti apakah negara Asia Selatan memiliki tenaga kerja terampil yang diperlukan untuk memproduksi dan merakit model iPhone andalan Apple.

Saat dihubungi oleh PT Sat Nusapersada, mereka menolak untuk memberikan informasi.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: