sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id benq
Rabu, 20 Mei 2020 09:15 WIB

Facebook Shops meluncur, tawarkan integrasi dengan ecommerce

Facebook Shops meluncur dengan keunggulan integrasi langsung dengan beberapa ecommerce dan ditujukan untuk menjamin keberlangsungan bisnis kecil selama pandemi.

Facebook Shops meluncur, tawarkan integrasi dengan ecommerce
Source: Facebook

Facebook baru saja meluncurkan Facebook Shops di platform-nya. Hal itu disampaikan langsung oleh CEO Facebook, Mark Zuckerberg dalam sebuah unggahan di akun Facebook pribadinya. Dengan begini, pengguna akan dapat berbelanja langsung dari profil bisnis di Facebook, dan tentunya, Instagram. 

Sebagaimana diketahui, selama masa pandemi, banyak toko fisik yang terpaksa harus tutup untuk mengikuti anjuran physical distancing. Penutupan ini pun membuat mereka beralih ke platform online untuk tetap menjalankan bisnisnya. Mark mengatakan bahwa peluncuran ini dilakukan dalam rangka membantu bisnis kecil untuk tetap hidup, terutama selama masa pandemi corona. 

“Sebagaimana orang dianjurkan untuk tinggal di rumah, toko fisik menghadapi masa sulit untuk tetap buka dan jutaan orang kehilangan pekerjaan. Saya sendiri telah bekerja sama dengan tim di Facebook Shops setiap hari selama beberapa bulan terakhir untuk mempercepat peluncuran [Facebook Shops] bagi bisnis kecil yang dapat menggunakan tool ini,” tulis Mark Zuckerberg di akun Facebooknya. 

Perlu diketahui, Facebook Shops ini akan bersifat gratis. Ketika pengguna sudah melakukan pengaturan, tokonya akan muncul di akun Facebook dan Instagram. Mark mengatakan kalau toko itu nantinya juga akan muncul di Messenger dan WhatsApp. 

Yang paling menarik dari Facebook Shops ini adalah integrasi dengan beberapa platform ecommerce. Facebook sendiri bekerja sama dengan Shopify, BigCommerce, WooCommerce, Channel Advisor, CedCommerce, Cafe24, Tienda Nube dan Feedonomics untuk menghadirkan fitur ini. Hal ini membuat pelanggan tidak perlu lagi beralih situs untuk dapat berbelanja. Singkatnya, proses jual beli itu akan berlangsung di platform Facebook. 

Dilansir dari TechCrunch (20/5), Wakil Presiden Produk Instagram, Vishal Shah mengatakan ini merupakan uji coba global dengan hampir 1 juta bisnis yang sudah mendaftarkan diri mereka. Bisnis-bisnis ini akan dapat menggunakan Facebook Shops secara gratis, mengunggah katalog mereka, memilih produk tertentu hingga mengkustom gambar cover dan warnanya. Di sisi lain, pembeli akan dapat mencari, menyimpan dan membeli produk langsung dari platform ini. 

Facebook sendiri menyatakan akan mengambil sedikit bayaran dari setiap transaksi yang dilakukan. Namun itu bukanlah yang utama. Monetisasi utama yang dilakukan Facebook di sini adalah iklan. Setiap toko bahkan bisa mengiklankan dirinya sendiri untuk mendapatkan lebih banyak pembeli. 

Instagram pun demikian. Perusahaan ini berencana untuk meluncurkan pengalaman baru bernama Instagram Shops. Fitur ini akan memungkinkan pengguna Instagram untuk mencari produk langsung dari tab Instagram Explore. Dari sini juga, transaksi produk akan dapat dilakukan. 

Tidak lepas dari itu, di unggahan Facebook pribadinya, Mark Zuckerberg juga mengatakan bahwa di masa depan, Shops akan dapat menggunakan AI dan Augmented Reality untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Nantinya, AI tersebut secara otomatis akan menandai produk di foto. Dengan satu kali klik, pengguna akan dapat menemukan produk yang mereka sukai. 

Share
back to top