sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id asus
Senin, 05 Apr 2021 13:07 WIB

533 juta data pengguna Facebook bocor di dark web

Data 533 juta pengguna Facebook, termasuk nama, nomor telepon, alamat, serta lainnya telah bocor di dark web dan dapat diakses secara gratis.

533 juta data pengguna Facebook bocor di dark web

Peretasan data pribadi di media sosial memang bukan lagi hal yang baru. Hampir semua media sosial telah menjadi target kejahatan siber, dimana data pribadi para penggunanya menjadi target yang paling diincar.

Facebook merupakan salah satu media sosial yang memang sudah tak asing dengan kasus tersebut. Dan baru-baru ini, mereka pun dikabarkan kembali kebobolan dan lebih dari 500 ribu data pribadi pengguna muncul di dark web.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu peneliti keamanan bernama Alon Gal. Dia mengatakan, dalam temuan terbaru, dia melacak sekitar 533 juta pengguna media sosial milik Mark Zuckerberg tersebut telah bocor di dark web.

Menariknya, Gal mengatakan data tersebut dapat diakses siapapun secara gratis. Data yang bocor mencakup nomor telepon, tanggal lahir, alamat email, dan lokasi pengguna, seperti dilansir dari laman Engadget (5/4).

Menurut Gal, sebagian besar data yang bocor adalah pengguna dari AS. Dia mengatakan sekitar 32 juta di antaranya adalah data para pengguna dari AS, 11 juta berasal dari Inggris, dan 6 juta dari India. Sisanya tersebar di 103 negara lainnya.

Parahnya, hal ini telah terjadi sejak Januari lalu. Para penyusup dilaporkan memanfaatkan celah yang diperbaiki Facebook pada Agustus 2019 dan dilaporkan menyertakan informasi dari sebelum perbaikan itu.

Hal ini membuat para pengguna yang membuat akun pada 2019 dan lebih lama memiliki resiko terekspos. Namun, bagi mereka yang membuat akun di atas tahun 2019, maka akunnya aman.

Sayangnya, hingga saat ini pihak Facebook masih belum memberikan pernyataan resmi mengenai kebocoran data yang menimpa media sosial milik mereka tersebut.

Share
×
tekid
back to top