Adobe siapkan alat AI yang dapat membuat musik dari perintah teks
"Project Music GenAI Control,” memungkinkan pengguna untuk membuat dan mengedit musik hanya dengan mengetikkan teks deskriptif ke dalam model AI generatif.
Adobe kini tengah mengembangkan alat AI baru yang memungkinkan siapapun menjadi produser musik tanpa perlu keahlian bermain alat musik atau pengalaman dalam pengeditan.
Dilansir dari gizmodo.com (3/4), Adobe baru-baru ini mengumumkan "Project Music GenAI Control,” alat ini memungkinkan pengguna untuk membuat dan mengedit musik hanya dengan mengetikkan teks deskriptif ke dalam model AI generatif. Dengan kata lain, pengguna dapat menuliskan instruksi seperti "rock energik", "tarian ceria", atau "jazz melankolis" dan Adobe akan merespon-nya.
Project Music GenAI Control kemudian akan menciptakan melodi awal berdasarkan input pengguna, yang kemudian bisa diubah lagi menggunakan teks. Pengguna dapat mengatur intensitas musik yang dihasilkan, memperpanjang durasi klip musik, atau bahkan membuat loop yang bisa diulang, semua melalui teks.
Sasaran pengguna untuk alat baru ini termasuk podcaster, penyiar, dan siapa pun yang membutuhkan audio dengan suasana, nada, dan durasi tertentu, seperti yang dijelaskan oleh Nicholas Bryan, seorang peneliti senior Adobe yang juga merupakan salah satu pencipta teknologi ini.
- Ferrari Gandeng IBM untuk Tingkatkan Pengalaman Fans F1 dengan AI
- Strava Hadirkan Fitur Terapi Fisik, Dorong Pengguna Lebih Seimbang antara Latihan dan Pemulihan
- SEEK Pass Hadirkan Verifikasi IELTS dan PTE, Peluang Lolos Kerja Naik 20 Persen
- Jobstreet Tambah Fitur Basic Talent Search, Perusahaan Bisa Cari Kandidat Secara Proaktif
Bryan menyatakan, "Salah satu hal menarik tentang alat baru ini adalah bahwa mereka tidak hanya menghasilkan audio, tetapi memberikan kontrol yang mendalam kepada kreatif, mirip dengan yang diberikan oleh Photoshop untuk gambar."
Adobe bahkan membagikan video yang menunjukkan bagaimana Project Music GenAI Control bekerja, dan ternyata sangat mudah digunakan dan bekerja dengan cepat. Meskipun musik yang dihasilkannya mungkin tidak akan dinominasikan untuk Grammy, tetapi tampaknya sangat cocok untuk menjadi latar belakang video YouTube, TikTok, atau siaran Twitch.
Ketika ditanya tentang sumber materi yang digunakan untuk melatih model AI-nya, Adobe tidak memberikan detail khusus. Namun, perusahaan menekankan bahwa dalam pengembangan teknologi AI-nya, mereka selalu berkomitmen untuk berinovasi secara bertanggung jawab.









