sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id samsung
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id oppo
Senin, 06 Des 2021 11:08 WIB

2 penjahat curi uang royalti dari YouTube

Dalam sebuah kabar terbaru, disebutkan dua orang berhasil mengelabui YouTube dan mencuri USD20 juta berupa uang royalti dari YouTube.

2 penjahat curi uang royalti dari YouTube

Salah satu cara musisi, penerbit, dan label rekaman menghasilkan uang dari musik adalah melalui royalti. Pemilik lagu akan mendapatkan bayaran melalui royalti setiap kali lagu atau cuplikan lagu digunakan dalam video seperti film, iklan, atau diputar di radio, di latar belakang toko, atau disiarkan secara online.

Biasanya, royalti dibayarkan kepada pemegang hak atau agen penagihan. Namun, belakangan ini terungkap bahwa dua orang tak bertanggung jawab telah mencuri uang royalti dari YouTube.

Kedua tersangka tersebut dilaporkan telah menjalankan aksi mereka selama empat tahun terakhir. Kerugian yang dihadapi oleh platform layanan streaming tersebut mencapai USD20 juta lebih.

Ubergizmo (6/12) melaporkan hal ini terungkap setelah ada sebuah dokumen pengadilan yang memiliki inisial “Y.T.”. Memang, ini tidak menyebutkan YouTube secara gamblang, tetapi tampaknya dua orang itu telah mengambil keuntungan dari sistem dan diduga telah mencuri royalti senilai USD20 juta dari YouTube selama empat tahun terakhir atau lebih. Ini menurut dokumen pengadilan yang menyebutkan sebuah perusahaan yang disebut sebagai "Y.T.".

Meskipun YouTube tidak secara khusus menyebutkan nama, Gizmodo mencatat bahwa mekanisme monetisasi dan ID konten di dokumen sama dengan YouTube, jadi ada kemungkinan besar bahwa ini memang YouTube.

Dalam dokumen tersebut diungkapkan ada dua orang yang mendekati perusahaan bernama “A.R.”. Diketahui, perusahaan ini membantu “Y.T.” untuk melakukan pembayaran royalti. Kedua orang tersebut diketahui berasal dari perusahaan bernama "MediaMuv", yang mengklaim memiliki hak cipta ke perpustakaan lebih dari 50.000 lagu. Mereka kemudian menandatangani kontrak dengan "A.R." yang menandai dan mengunggah musik yang membantu mereka mengklaim royalti dari lagu-lagu tersebut. 

Fantastisnya, untuk beberapa trek lagu yang ditandai sebagai milik "MediaMuv", mereka berhasil mengumpulkan sebanyak USD100.000. Untungnya, agen IRS berhasil menangkap kedua penjahat tersebut. Dan jika terbukti bersalah, keduanya dapat menghadapi 37 tahun penjara kumulatif dan denda hingga USD250.000 untuk setiap hukuman kejahatan.

Share
×
tekid
back to top