sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id advo
Minggu, 13 Jun 2021 10:14 WIB

Xiaomi klaim pengisian daya 200W dapat bertahan 2 tahun

Xiaomi mengklaim, baterai smartphone mereka yang menggunakan pengisian daya HyperCharge 200W dapat bertahan selama 2 tahun sebelum merasakan degradasi kapasitas.

Xiaomi klaim pengisian daya 200W dapat bertahan 2 tahun

Xiaomi baru saja mengumumkan kehadiran teknologi pengisian daya HyperCharge 200W beberapa waktu lalu. Mereka sepertinya menggunakan protokol USB Type-C generasi terbaru untuk menghadirkan teknologi ini.

Beberapa pihak sedikit skeptis terkait dengan kehadiran teknologi tersebut, dikarenakan takut mempercepat masa degradasi baterai pada sebuah smartphone. Hal ini dikarenakan, pengisian daya cepat biasanya menghasilkan panas yang cukup besar saat digunakan.

Tapi, baru-baru ini Xiaomi menjelaskan lebih lanjut mengenai teknologi tersebut. Mereka mengatakan, pengguna baru akan merasakan degradasi baterai setelah 800 kali siklus discharge dan charge.

Jika kalian bertanya-tanya seberapa lama 800 siklus discharge dan charge, perusahaan asal Tiongkok tersebut mengklaim kira-kira membutuhkan 2 tahun untuk dapat mencapai jumlah tersebut.

Dan dikutip dari laman Wccftech (13/6), Xiaomi mengatakan dalam 2 tahun atau 800 siklus pengisian ini, kapasitas baterai pun masih akan ada “di atas 80 persen”. Jadi kalau sebuah smartphone memiliki baterai 5000mAh, setelah 2 tahun masih akan terdapat baterai sebesar 4000mAh.

Xiaomi juga mengatakan bahwa standar peraturan China untuk degradasi baterai di angka 60 persen. Jadi, pengguna tidak perlu khawatir baterai mereka akan cepat rusak meski menggunakan teknologi tersebut.

Namun sayang, hingga saat ini masih belum diketahui kapan Xiaomi akan membawa teknologi tersebut ke pasaran.

Share
×
tekid
back to top