sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id wd
Senin, 19 Jul 2021 14:36 WIB

Sistem otonom berlangganan Tesla dikenakan Rp2,9 juta per bulan

Bagi pengguna Tesla yang tidak ingin membayar sejumlah besar uang di awal sekarang dapat memilih paket berlangganan bulanan.

Sistem otonom berlangganan Tesla dikenakan Rp2,9 juta per bulan

Salah satu pabrikan kendaraan listrik terkemuka, Tesla, secara resmi meluncurkan langganan Full Self-Driving (FSD) dengan biaya USD199 (Rp2,9 juta) per bulan. Bagi pengguna yang sebelumnya membeli paket Enhanched Autopilot akan mendapatkannya seharga USD99 (Rp1,5 juta) karena paket tersebut sekarang sudah dihentikan.

Perusahaaan itu saat ini menjual paket Full Self-Driving dengan pembayaran sekali sebesar USD10.000 (Rp145 juta). Tetapi mereka yang tidak ingin membayar sejumlah besar uang di awal sekarang dapat memilih paket berlangganan bulanan.

Dilansir dari Gizmochina (19/7), paket Full Self-Driving saat ini mencakup beberapa fitur bantuan kemudi otomatis, termasuk Navigate on Autopilot, Auto Lane Change, Autopark, Summon, Full Self-Driving Computer, dan Traffic Light and Stop Sign Control.

Tesla mencatat bahwa FSD tidak sama seperti teknologi otonom sepenuhnya, dan menambahkan bahwa “fitur yang diaktifkan saat ini memerlukan pengawasan pengemudi aktif dan tidak membuat kendaraan menjadi otonom”. Pada akhirnya, perusahaan ini berharap untuk memberikan sistem FSD yang sebenarnya, tetapi orang yang membeli paketnya hanya bisa berharap dan menunggu Tesla untuk mencapai tujuan itu.

Perlu dicatat bahwa paket berlangganan baru memerlukan versi 3.0 dari perangkat keras FSD, dan upgrade ini akan dikenakan biaya USD1.500 (Rp22 juta). Perangkat keras tersebut, yang berisi chipset lebih mutakhir, telah menjadi standar di mobil Tesla sejak pertengahan 2019.

Share
×
tekid
back to top