Sistem Autopilot Tesla kini lebih sopan

Ada pula sistem Autosteer yang cukup pintar untuk memperingatkan pengemudi untuk menginjak rem tepat waktu ketika mendeteksi lampu lalu lintas yang berubah.

Sistem Autopilot Tesla kini lebih sopan Source: Pexels

Sistem Autopilot pada Tesla dirancang untuk membantu pengemudi ketika sedang mengendarai mobil, tetapi sistem ini tidak memperbolehkan mobil untuk memasuki jalur di depannya. Kendati demikian, kabarnya sistem tersebut telah mengalami peningkatan. Saat ini sistem tersebut sudah lebih ramah karena bersedia memberikan jalan ketika mendeteksi sebuah mobil di depan yang ingin pindah ke jalurnya.

Dilansir dari Engadget (25/3), sistem Autopilot Tesla akan melambat jika sebuah kendaraan terdeteksi ingin masuk ke jalurnya untuk menciptakan ruang. Sepertinya sistem otonom itu mendeteksi jika mobil di depan menyalakan lampu sign. Kemampuan ini kemungkinan hadir pada pembaruan software baru sekitar dua minggu lalu.


BACA JUGA

Menjajal MBUX, sistem asisten digital milik Mercedes-Benz

Waymo uji coba kendaraan otonom dalam kondisi hujan lebat

Ford siap produksi dua mobil listrik lagi


Ada pula sistem Autosteer yang cukup pintar agar memperingatkan pengemudi untuk menginjak rem tepat waktu ketika mendeteksi lampu lalu lintas berubah menjadi merah. Tesla mengatakan sistem ini bekerja dengan referensi silang data pemetaan dan sistem visi komputer dari kamera.

Peringatan lampu berhenti akan bekerja dengan mobil Tesla mana pun Mulai Oktober 2016 dan seterusnya yang memiliki paket Autopilot atau Full Self-Driving. Perusahaan tersebut memperingatkan bahwa ini tidak akan bekerja dengan setiap lampu merah di AS, jadi pengemudi tidak harus bergantung padanya untuk menghindari kartu tilang atau kemungkinan lainnya. Tetapi sistem dikatakan akan “menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.” Mungkin ini adalah sebagai langkah awal menuju navigasi berbasis lampu lalu lintas.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: