sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id advo
Jumat, 10 Sep 2021 15:01 WIB

Ilmuwan ciptakan gigi yang dapat sembuhkan gusi dengan listrik

Para ilmuwan sedang mengerjakan implan gigi yang lebih baik, di mana akan menghasilkan listrik melalui gerakan mulut.

Ilmuwan ciptakan gigi yang dapat sembuhkan gusi dengan listrik
Source: Albert Kim via New Atlas

Gigi tiruan memang menawarkan alternatif jangka panjang untuk gigi palsu. Namun, gigi tiruan mungkin perlu diganti melalui pembedahan jika infeksi gusi kronis terjadi. Dengan demikian, para ilmuwan sedang mengerjakan implan yang lebih baik, di mana akan menghasilkan listrik melalui gerakan mulut.

Saat ini Asst. Prof. Geelsu Hwang dan rekan-rekannya di Pennsylvania State University, sedang mengembangkan implan gigi tiruan yang tampak alami. Di dalamnya terdaapt sirkuit penyearah, baterai, dan cincin inframerah di sekitar dasarnya yang terbuka. Dasar tersebut menonjol keluar bagian bawah mahkota gigi, dan diikat dengan sekrup ke tulang rahang pasien.

Dilansir dari New Atlas (10/9), mahkota itu terbuat dari resin gigi yang dikombinasikan dengan nanopartikel dari senyawa anorganik yang disebut barium titanat. Ini adalah bahan piezoelektrik, yang berarti menghasilkan muatan listrik sebagai respons terhadap tekanan mekanis.

Diharapkan gerakan seperti mengunyah cukup menghasilkan muatan listrik yang dapat disimpan dalam baterai. Kemudian baterai ini kemudian akan menyalakan mikro LED secara berkala, sehingga dapat menyinari jaringan gusi di sekitarnya. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa paparan cahaya terapeutik semacam itu, yang dikenal sebagai fototerapi, dapat membantu mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan jaringan gusi yang rusak akibat infeksi.

Selain itu, tes laboratorium tim telah menunjukkan bahwa muatan permukaan negatif dari partikel barium titanat menolak dinding sel bakteri Streptococcus mutan yang bermuatan negatif. Ini berarti bahwa bakteri tersebut tidak boleh menempel pada mahkota dan membentuk biofilm yang kita kenal sebagai plak, sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya infeksi.

Pennsylvania State University mengklaim bahwa resin/komposit nanopartikel telah mempertahankan efek piezoelektriknya selama berbagai tes. Ini juga menawarkan kekuatan mekanik yang mirip dengan komposit gigi yang ada, ditambah nanopartikel barium titanat tidak terlepas darinya, dan tidak membahayakan jaringan gusi yang sehat.

Share
×
tekid
back to top