sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id advo
Kamis, 03 Jun 2021 19:00 WIB

Perangi intoleransi, Facebook rilis situs The Resiliency Initiative

Bersama The Asia Foundation, Facebook menghadirkan situs web The Resiliency Initiative untuk memerangi kebencian dan intoleransi secara online.

Perangi intoleransi, Facebook rilis situs The Resiliency Initiative
Source: Facebook

Facebook mengumumkan peluncuran situs web The Resiliency Initiative, yang merupakan bentuk kemitraan antara Facebook dan The Asia Foundation, untuk memerangi kebencian dan intoleransi secara online. Diketahui situs ini bertujuan untuk mempromosikan toleransi, memperkuat pemahaman antar agama dan antar etnis, serta melawan ekstremisme kekerasan di Asia Pasifik.

"Di Facebook, kami bertujuan untuk mengidentifikasi dan menghapus konten berbahaya dari platform kami secepat mungkin dan kami telah membuat kemajuan yang baik di bidang ini. Tapi ini hanya salah satu bagian dari solusi. Sama pentingnya untuk mengaktifkan dialog yang konstruktif dan mendorong pidato balasan untuk mempromosikan kohesi sosial dan melawan bahaya offline. Kami senang telah meluncurkan The Resiliency Initiative dalam kemitraan dengan The Asia Foundation sebagai salah satu program unggulan kami untuk mengatasi kebencian dan ekstremisme kekerasan," kata Facebook dalam situs resminya. 

Inisiatif ini awalnya berpusat pada komunitas dengan lokakarya online untuk 60 organisasi dari Bangladesh, India, Indonesia, Malaysia, Maladewa, Myanmar, Nepal, Sri Lanka, Thailand, Pakistan, dan Filipina. Kemudian perilisan situs web ini menjadi langkah selanjutnya dalam memperkuat komunitas praktik.

Situs web The Resiliency Initiative menyediakan perangkat dan sumber daya bagi organisasi masyarakat sipil untuk membantu mereka memanfaatkan media sosial untuk membangun komunitas yang lebih kuat, terutama di daerah yang terkena dampak konflik kekerasan. Ini mencakup panduan untuk memulai di media sosial, membuat konten online yang efektif, mengelola kehadiran mereka di media sosial, mengukur dampak, dan memerangi informasi yang salah, serta studi kasus dengan wawasan dari komunitas di seluruh wilayah. 

Saat ini, The Resiliency Initiative tersedia dalam bahasa Inggris, Bengali, Thailand, dan Urdu. Namun Facebook menyebutkan dalam beberapa minggu mendatang akan menambahkan lebih banyak bahasa. Pada paruh kedua tahun ini, The Resiliency Initiative akan bekerja dengan organisasi masyarakat sipil di Asia Pasifik untuk membangun kampanye ketahanan sosial mereka untuk memerangi kebencian secara online, dan memperluas jangkauan program ke komunitas baru di wilayah tersebut. Facebook juga bermitra dengan para ahli dalam program pelatihan mendongeng digital.

Sementara itu, The Asia Foundation merupakan organisasi pembangunan internasional nirlaba yang berkomitmen untuk meningkatkan kehidupan di Asia. Kekerasan dan konflik menghadirkan tantangan besar bagi masyarakat dan secara signifikan dapat menghambat pertumbuhan dan pembangunan di kawasan. 

Share
×
tekid
back to top