sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id benq
Selasa, 02 Feb 2021 15:27 WIB

Cloud computing bisa bantu tingkatkan performa perusahaan

Cloud computing adalah sebuah proses pengolahan daya komputasi melalui jaringan internet yang memiliki fungsi agar dapat menjalankan program melalui komputer yang telah terkoneksi.

Cloud computing bisa bantu tingkatkan performa perusahaan
Source: Pixabay via Pexels

Sudah banyak yang paham jika pandemi Covid-19 sangat berdampak terhadap perekonomian. Oleh karena itu, para pemimpin bisnis diharuskan untuk dapat menghadapi situasi yang tidak pernah terjadi dan terbayangkan sebelumnya. Selain perekonomian, pandemi juga memaksa kita merubah cara bersosialisasi.

Agar dapat menahan laju virus tersebut, perusahaan diwajibkan untuk membatasi jumlah karyawan yang masuk. Baik memberlakukan masuk secara bergiliran ataupun bekerja dari rumah. Kondisi seperti ini dapat mempengaruhi performa perusahaan, di mana mereka tidak dapat bergerak bebas seperti sebelum masa pandemi.

Dilatarbelakangi oleh persoalan tersebut, salah satu alternatif solusinya adalah menerapkan cloud computing atau komputasi awan. Teknologi ini mampu membuat perusahaan yang pada awalnya harus membeli seluruh infrastruktur teknologi, menjadi cukup hanya melakukan penyewaan pada provider cloud.

Cloud computing sendiri dapat diartikan sebagai sebuah sistem penyimpanan data pada server di internet. Ini juga dapat dikatakan sebagai sebuah proses pengolahan daya komputasi melalui jaringan internet yang memiliki fungsi agar dapat menjalankan program melalui komputer yang telah terkoneksi.

Hal inilah yang membuat cloud computing mampu mengurangi tingkat keruwetan dan kesulitan dalam mengelola insfrastruktur teknologi yang ada. Sehingga perusahaan dapat berfokus pada bisnis utama mereka. Salah satu layanan unggulan dari provider cloud saat ini adalah layanan pemulihan paskabencana atau Disaster Recovery as a Service yang memungkinkan perusahaan dapat memberikan layanan prima mereka, meskipun terjadi bencana alam maupun non-alam.

Perusahaan dapat mengalihkan server utama mereka yang terkena bencana ke server cadangan hanya dalam hitungan menit, tentunya dengan tingkat perbedaan atau kehilangan data yang mendekati 0. Teknologi cloud seharusnya sudah harus tertanam dalam strategis bisnis perusahaan, karena 92% perusahaan mengatakan sistem teknologi informasi mereka yang mencakup insfrastruktur, aplikasi, analisis data, dan yang lainnya bergantung pada cloud.

Berdasarkan data dari Forbes, pengeluaran rata-rata perusahaan untuk teknologi cloud naik 59% dari tahun 2018 menjadi USD73,8 juta (Rp1 triliun) pada tahun 2020. Berdasarkan laporan ini, cloud computing diprediksi akan timbuh hingga 95% dalam 18 bulan, dan 54% aplikasi berbasis cloud perusahaan akan pindah dari sistem yang dikelola perusahaan ke cloud.

Tips memilih cloud provider

Saat ini cukup banyak layanan cloud provider yang menjadi alternatif pilihan untuk mengoptimalkan aplikasi teknologi cloud perusahaan. Berikut adalah beberapa faktor yang harus diperhatikan ketika memilih cloud provider

1. Standar kualitas internasional pada faktor keamanan

Bagi perusahaan yang baru memulai aplikasi cloud, hal yang perlu diperhatikan apakah cloud service provider telah memiliki standar yang diperlukan. Perusahaan bisa melihat standar kualitas yang sudah terintegrasi oleh regulator dan standar internasional, seperti Rated 3 Constructed Facilities by TIA-942, DCOS Maturity 4 by TIA 942, ISO 9001:2008 Quality Management System (QMS), ISO/IEC 27001:2013 Information Security Management System (ISMS), ISO/IEC 20000:2011 IT Service Management System (IT SMS), dan PCI-DDS yang terverifikasi.

2. Layanan terintegrasi

Perusahaan harus memperhatikan, apakah layanan cloud tersebut memberikan layanan yang terintegrasi atau tidak; seperti melalui Local Support dan Data Center Location; di negara kepulauan ini kita tidak tahu kemungkinan yang terjadi. Carilah layanan yang memberikan 24/7 Help Desk Support Center, 24/7 Network Support Center, dan 24/7 Security Desk Support Center untuk kebutuhan cloud yang selalu terintegrasi.

3. Layanan invention dan innovation

Perusahaan harus mempertimbangkan kriteria mission critical, reliability dan availability, memiliki support yang responsive dan dependable, security yang bisa diandalkan serta cost dan agility yang sesuai dengan anggaran perusahaan.

Pada pengaplikasiannya, mungkin pengguna akan dihadapkan dengan sizing dan charge traffic ketika meminta support pada pemain global, oleh karena itu sebaiknya cari penyedia solusi cloud yang memungkinkan invention, innovation, dan customization yang sesuai dengan demografis Indonesia.

4. Kemitraan yang terpercaya

Saat ini telah banyak cloud service provider yang berhasil memperbarui teknologi mereka menjadi lebih aman dan sesuai dengan kebutuhan cloud lokal. Dengan sistem server yang didesain khusus, Datacomm mendapat dukungan teknologi Intel untuk menyediakan layanan berbasis cloud yang aman, andal, terukur, dan terjangkau kepada bisnis dan organisasi di Indonesia.

Kinerja yang cepat serta panduan untuk membuat arsitektur yang tepat, menentukan bentuk layanan cloud untuk pelanggan. Intel memiliki fondasi dan infrastruktur yang tangguh sehingga dapat menjadi benteng dalam layanan cloud Indonesia.

Share
×
tekid
back to top