E3 2019

AMD Ryzen 9 3950X dibanderol Rp10,8 juta

Prosesor Ryzen 9 3950X dari AMD ini akan memiliki total 16 core dan 32 thread, yang membuatnya jadi prosesor mainstream terbaik saat ini.

AMD Ryzen 9 3950X dibanderol Rp10,8 juta CEO AMD Lisa Su perkenalkan Ryzen 9 3950X di ajang E3 2019

AMD pada akhirnya secara resmi memperkenalkan prosesor mainstream dengan core terbanyak saat ini, yakni Ryzen 9 3950X. Mereka memperkenalkan prosesor tersebut dalam ajang E3 2019 beberapa waktu lalu.

Seperti bocoran yang sudah mencuat sehari sebelum peluncuran prosesor tersebut, Ryzen 9 3950X akan memiliki total 16 core dengan 32 thread. Hal ini menjadikan prosesor HEDT ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan prosesor Intel dengan spesifikasi sama, yakni i9-9960X yang tidak masuk dalam kategori prosesor mainstream.


BACA JUGA

AMD Ryzen 5 3600 punya performa setara prosesor Intel Core i9 9900K

Ryzen 7 3800X kalahkan hasil benchmark Intel Core i9-9900K

Intel bakal diskon CPU mereka sebesar 15 persen


CEO AMD, Lisa Su menjelaskan, sama seperti keluarga Ryzen seri 3000 lainnya, Ryzen 9 3950X akan menampilkan arsitektur inti 7nm Zen 2. Akan ada tiga Chiplets pada interposer Ryzen 9 yang mencakup dua Zen 2 die dan satu I/O die yang didasarkan pada simpul proses 14nm, seperti dilansir dari laman Wccftech (11/6/2019).

Begitu juga dengan penggunaan soket standar AM4, yang membuat prosesor ini menjadi prosesor mainstream. Pengguna juga akan dapat menggunakan semua motherboard X570 tanpa pengecualian.

Soal kecepatan clock, Ryzen 9 3950X akan berjalan pada frekuensi dasar 3,5 GHz dan memiliki kecepatan turbo hingga 4,7 GHz. Hal ini menjadikan prosesor ini sebagai prosesor tercepat di semua keluarga Ryzen.

Chip ini akan memiliki total 72 MB dari total cache dan memiliki TDP di angka TDP 105W. TDP ini jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan TDP i9-9960X yang menyentuh angka 165W.

Para pengguna antusias juga dapat melakukan overclock hingga kecepatan tinggi karena prosesor ini juga akan memiliki lapisan solder sebagai penghantar panas chip, bukan menggunakan thermal paste seperti di kebanyakan prosesor mainstream lain.

Berbagai fitur modern juga akan mendampingi prosesor ini. Salah satunya adalah kehadiran dukungan Precision Boost Overdrive dan XFR 2.0. Prosesor ini juga akan mendapatkan dukungan PICe 4.0 jika menggunakan motherboard X570.

Berbicara mengenai PCIe, prosesor ini juga mendukung total 24 PCIe lane Gen 4. Di sisi lain, prosesor ini juga akan mendukung PCH hingga 16 PCIe Gen 4 lane.

Sedangkan soal konfigurasi PCIe lane, satu lane x16 dan x4 pertama yang ada di motherboard akan langsung menuju ke prosesor. Sedangkan sisanya akan di handle oleh chipset X570 yang nantinya akan dihubungkan ke prosesor melalui x4 lane.

Soal harga, prosesor ini akan dijual seharga USD749 atau Rp10,8 juta, dimana jauh lebih murah jika dibandingkan dengan prosesor yang sama milik Intel. Para penggemar baru akan dapat membeli prosesor ini September mendatang.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: