sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id wd
Jumat, 03 Jul 2020 13:36 WIB

Review realme C11, desain menawan buat hape sejutaan

Melihat desainnya, saya hampir tidak yakin jika ponsel ini masuk ke dalam entry-level. Karena bodi belakangnya dirancang cukup manarik perhatian.

Review realme C11, desain menawan buat hape sejutaan

Realme baru saja mengumumkan ponsel terbarunya, yaitu realme C11. Ada dua versi ponsel ini, pertama menggunakan kapasitas RAM 2 GB serta penyimpanan internal 32 GB. sedangkan versi yang lainnya menggunakan kapasitas RAM 3 GB dan penyimpanan internal 32 GB. Kebetulan versi yang saya akan ulas di sini adalah realme C11 dengan RAM 2 GB.

Sebelum mengulas lebih dalam realme C11 ini adalah ponsel kelas entry-level dengan ukuran layar 6,5 inci serta kapasitas baterai 5.000 mAh. Berikut hasil ulasan yang saya lakukan.

Desain menarik

Seperti yang telah saya katakan, realme C11 mengusung ukuran layar 6,5 inci. Aspect ratio yang dimilikinya adalah 20:9 sehingga lebih mudah memegangnya meski layarnya besar. Namun, karena ini termasuk ke dalam entry-level, jadi resolusi layarnya tidak terlalu tinggi, yaitu 720 x 1560 piksel. Untungnya, teknologi layar yang digunakannya adalah IPS sehingga warna yang dihasilkannya tetap cerah.

Melihat desainnya, saya hampir tidak yakin jika ponsel ini masuk ke dalam entry-level. Karena bodi belakangnya dirancang cukup manarik perhatian. Realme mendesain bodi belakang C11 dengan ukiran mirip alumunium brush sehingga terlihat premium. Jika dilihat dari dekat, alur-alur kecil pada bodi ponsel ini berbentuk gelombang.

Masih seputar bagian belakang, terdapat pula garis tebal yang membentang dari modul kamera ke arah bawah. Hal ini menjadikan desain realme C11 tidak monoton. Karena tidak terbuat dari bahan glossy dan memiliki desain mirip ukiran, maka bodi C11 tidak mudah terkena noda sidik jari. Bodi Realme C11 secara keseluruhan terbuat dari plastik. Meski demikian, kualitasnya tidak murahan karena terasa padat dan kokoh.

Bagian tepi ponsel ini dirancang agak bersudut. Mungkin Realme berniat agar tampilannya lebih menarik perhatian. Tetapi sayangnya sudut ini tidak terlalu tampak jika tidak dilihat dari dekat. Tombol daya dan tombol volume keduanya terdapat di sisi kanan. Sedangkan bagian bawahnya terdapat port jack 3,5 mm, lubang mikrofon, port USB, dan lubang speaker. Realme mendesain port USB pada C11 dengan desain micro, bukan Type-C. Jadi, agak ketinggalan zaman sih.

Tray kartu SIM dan micro SD ada di sebelah kiri ponsel. Realme C11 mengusung slot kartu SIM ganda yang berguna untuk berbagai keperluan. Untungnya slot micro SD tidak memiliki desain hybrid. Oleh karena itu, kamu masih dapat memasukkan kartu microSD meski kedua slot kartu SIM sedang digunakan.

Performa

Setelah bahas desain bodi C11, sekarang saya ingin membahas performa realme C11 saat menjalani benchmark, bermain gim berat, maupun penggunaan sehari-hari. Prosesor yang digunakan dalam ponsel ini adalah MediaTek Helio G35. Sistem operasi yang digunakan dalam ponsel ini adalah Android 10 dengan antarmuka Realme UI versi 1.0. Saat menguji menggunakan benchmark, saya membandingkannya dengan Samsung Galaxy M11 karena sama-sama ponsel entry-level.

Benchmark pertama yang saya jalankan adalah 3DMark. Sebagai informasi, benchmark ini berguna untuk mengukur kemampuan CPU dan GPU dalam mengolah gambar atau bermain gim. Dalam 3DMark, terlihat bahwa C11 lebih unggul jika dibandingkan M11. Yaitu 851 poin, sedangkan M11 mendapatkan skor 818 poin. Pada pengujian Sling Shot Unlimited, C11 mendapatkan skor 908 sedangkan M11 mendapatkan skor 822. Pada pengujian 3DMark yang lainnya, realme C11 masih tetap unggul dibandingkan dengan Galaxy M11.

Lebih tinggi lebih baik

Benchmark selanjutnya yang saya gunakan adalah PCMark. Aplikasi ini berguna untuk menilai seberapa andal perangkat ketika digunakan untuk kegiatan sehari-hari. Pada pengujian PCMark Work 2.0, seluruh pengujian dimenangkan oleh R\realme C11. Skor keseluruhan C11 adalah 5988 poin sedangkan M11 memiliki skor 4667 poin.

Lebih tinggi lebih baik

Pada pengujian PCMark Computer Vision, Galaxy M11 memiliki keunggulan lebih baik jika dibandingkan dengan realme C11. Meski demikian, skor keseluruhan tetap dimenangkan oleh realme C11 dengan angka 3382 poin, sedangkan Galaxy M11 mencatat dengan skor 3424 poin.

Lebih tinggi lebih baik

Agar dapat mengetahui performa memori internalnya, saya menjalankan pengujian PCMark Storage. Pengujian di sini dimenangkan oleh Galaxy M11 ketimbang realme C11. Misalnya, pada percobaan Sequential Write tertulis bahwa kemampuan M11 adalah 114 MB/s, sedangkan C11 cukup jauh di bawahnya dengan 85 MB/s. Skor keseluruhan dari PCMark Storage adalah 4745 poin untuk C11, dan 7060 poin untuk M11.

Lebih tinggi lebih baik

Tidak ketinggalan saya memainkan gim PUBG Mobile. Secara default, pengaturan Graphics pada gim ini adalah Smooth atau yang paling rendah, dan refresh rate medium. Selama permainan, saya merasa ada beberapa kali gangguan lagging. Meski demikian, saya masih terasa terhibur saat bermain gim. Selang bermain sekitar 15 menit bodi belakang C11 mulai terasa hangat, namun tidak terlalu menganggu meski bermain hingga 1 jam. Namun, saya merasa tingkat kepekaan layar sentuh C11 menjadi agak berkurang setelah bermain PUBG Mobile selama sekitar 1 jam.

Kamera

Setelah membahas performa dalam menjalankan berbagai pengujian, kini saya ingin meneruskan menguji realme C11 pada bagian kameranya. Untuk kamera belakang, realme C11 dilengkapi dengan konfigurasi kamera ganda. Kamera utama mengusung resolusi 13 MP, sedangkan kamera kedua berguna sebagai depth sensor dengan resolusi 2 MP. Terdapat pula pilihan zoom digital sebanyak 2x dan 4x.

Warna yang dihasilkan kamera belakang cukup bagus untuk ponsel di kelasnya. Tetapi ketajaman tidak terlalu baik karena tekstur pada subjek kurang jelas, terutama pada daun-daun. Meski demikian, performa Auto Exposure terlihat cukup baik karena awan di bagian langit terlihat jelas. Sebagai informasi, keadaan awan saat saya memotret memang hanya sedikit. Namun, kamera belakang realme C11 masih mampu menampilkannya.

Zoom 1x

Selanjutnya saya memotret menggunakan zoom digital 2x. Warna yang dihasilkannya masih cukup bagus seperti ketika saya memotret tanpa menggunakan zoom. Tetapi tekstur pada subjek agak sedikit menurun jika dibandingkan dengan memotret tanpa zoom. Performa Auto Exposure masih berkualitas bagus karena awan-awan tipis di langit masih terlihat.

Zoom 2x

Zoom maksimal pada kamera belakang realme C11 adalah 4x. Pada tingkat zoom ini, ketajaman menurun secara signifikan. Warna yang dihasilkannya tidak lagi secerah ketika saya memotret tanpa menggunakan zoom. Awan tipis di langit tidak lagi terlihat jelas, seperti sebelumnya. Meski demikian, kamera realme C11 tidak menampilkan gangguan color-fringing atau pergeseran warna pada tepi subjek.

Zoom 4x

Kalian pasti sudah pada tahu jika kamera depth sensor di realme C11 berguna untuk menampilkan efek bokeh di belakang subjek utama. Meski ada sedikit gangguan di pinggiran tangan saya, tetapi secara keseluruhan saya puas dengan hasil bokeh yang diberikannya. Oiya, kamu juga dapat menyesuaikan hasil bokehnya lho!

Hasil bokeh

Sekarang saya ingin menjajal kamera belakang Realme C11 saat malam hari. Hasil dari fitur Night Mode ponsel ini memang cukup ampuh untuk menghilangkan gangguan noise. Namun sayangnya, ponsel ini menganggap detail pada foto sebagai gangguan noise yang berujung pada penurunan ketajaman hasilnya. Night Mode juga menggunakan crop sensor untuk keperluan stabilisasi, mengingat proses exposure membutuhkan waktu di atas 1 detik.

Hasil malam

Tadi saya sudah membahas kamera belakang, kini saya ingin menjelaskan mengenai kamera depan. Sensor gambar yang digunakan kamera depan memiliki resolusi 5 MP. Kamera depan ini terletak di atas layar sehingga terdapat notch yang disebut realme sebagai Mini-drop.

Sengaja saya melakukan selfie dengan membelakangi cahaya matahari. Hasilnya cukup memuaskan, karena wajah saya terlihat terang tetapi tanpa gangguan over-exposure. Ini berarti performa HDR kamera depan C11 dapat diandalkan. Layar belakang tembok tempat saya memotret selfie juga terlihat dengan jelas. Meski bagian langit mengalami gangguan over-exposure, hasil ini tergolong baik untuk sebuah kamera entry-level.

Hasil selfie HDR

Daya tahan baterai

Selain kamera belakang ganda dengan depth sensor, salah satu fitur unggulan lainnya dari C11 adalah baterai besar berkapasitas 5.000 mAh. Ketika saya uji daya tahan baterainya menggunakan aplikasi PCMark, kapasitas baterai pada ponsel ini bertahan hingga 10 jam 20 menit. Sedangkan dengan kapasitas baterai yang sama, Galaxy M11 mampu bertahan hingga 11 jam 45 menit.

Lebih tinggi lebih baik

Saya sempat mencatat seberapa banyak kapasitas baterai yang terpakai saat bermain gim. Ketika bermain PUBG Mobile selama 1 jam, baterai yang terkuras adalah 9 persen. Jadi kamu dapat bermain sekitar 11 jam hingga baterai C11 benar-benar habis dari keadaan kapasitas 100 persen. Selanjutnya saya juga mencatat penggunaan baterai ketika menonton film secara online. Dengan melakukan streaming film berdurasi sekitar 2 jam, maka kapasitas baterai yang terpakai adalah hanya 17 persen.

Kemudian ketika saya menggunakannya untuk melakukan video konferensi via aplikasi Zoom selama 1 jam, kapasitas baterai yang berkurang selama penggunaan durasi tersebut adalah sebanyak 12 persen. Jadi intinya, baterai Realme C11 cukup irit ketika digunakan berbagai macam kegiatan.

Realme C11 hadir dengan pengisian baterai atau charger berdaya 10 menit. Saya sempat mencatat proses pengisian baterai C11. Selang 10 menit, baterainya terisi sebanyak 7 persen. Sedangkan pengisian selama 30 menit, baterai ini terisi sebanyak 20 persen. Setelah 1 jam pengisian, kapasitas baterai yang terisi adalah 40 persen. Untuk mengisi penuh hingga 100 persen, C11 memerlukan waktu 2 jam 54 menit.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, performa yang diberikannya cukup baik untuk ponsel di kelasnya. Hasil kamera yang ditawarkannya juga dapat diandalkan untuk penggunaan sehari-hari, apalagi kamera depth sensor yang dimilikinya mampu menghadirkan efek bokeh yang patut diacungi jempol agar menambah kreatifitas saat mengambil foto.

Kamera depannya juga memungkinkan kamu memotret dengan baik meski saat membelakangi cahaya. Selain itu, desainnya juga kece dengan tekstur mirip dengan alumunium-brushed. Tetapi saya sarankan agar tidak memotret menggunakan zoom maksimal untuk menjaga kualitas foto. Meski dalam pengujian benchmark baterai C11 agak lebih cepat habis dibandingkan dengan Galaxy M11, tetapi dalam penggunaan sehari-hari yang termasuk bermain gim, baterai C11 masih terbilang irit. Harga yang ditawarkan untuk realme C11 adalah Rp1.599.000 untuk versi RAM 2 GB dan Rp1.699.000 untuk versi 3 GB.

75
Realme C11
 
Keunggulan
  • Desain menarik
  • Efek bokeh kamera bagus
  • Baterai irit
 
Kekurangan
  • Kamera kurang tajam
  • Masih menggunakan port micro USB
  • Layar sentuh kurang responsif ketika bermain gim dalam durasi lama
Share
back to top