Review Jabra Elite Active 65t

Earphone yang hampir sempurna

Jabra Elite Active 65t adalah earphone nirkabel terbaru yang baru-baru ini diluncurkan. Bagaimana performanya?

Earphone yang hampir sempurna

Anda tahu AirPods? Earphone nirkabel dari Apple yang didesain khusus untuk iPhone tersebut memang sempat menyita perhatian karena bentuknya yang tidak biasa. AirPod hadir dengan unit driver yang tidak terhubung satu sama lain, dan bentuknya juga sangat minimalis. Meski demikian, desainnya memungkinkan earphone ini tidak mudah jatuh ketika digunakan. Selain itu, AirPods juga hadir dengan casing khusus yang juga berperan sebagai unit charger.

Seperti tampak ingin mengikuti jejak AirPods, Jabra merilis Elite Active 65t yang merupakan earphone nirkabel dengan desain serupa. Bedanya, earphone ini lebih didesain untuk berolahraga. Bagaimana kualitas suara dan kenyamanannya? Berikut adalah ulasannya.

Desain

Kedua unit driver Elite Active 65t memiliki bentuk unik yang sangat berbeda dibandingkan dengan Apple AirPods 2 . Jika AirPods 2 memiliki bentuk mirip earphone pada umumnya namun tanpa kabel, Elite Active dilengkapi rancang bangun besar pada bagian luar dan terus mengecil di bagian ujungnya. Artinya, earphone nirkabel teranyar dari jabra tersebut memiliki tipe in-ear.

Pada area yang berbentuk besar, ada sebuah tonjolan agak memanjang. Bentuk seperti ini sengaja dibuat Jabra agar Elite Active 65t dapat menyantol dengan tepat di telinga. Selain itu, Jabra juga telah mendesain sedemikian rupa agar unit driver earphone kiri dan kanan dapat dipasang di masing-masing telinga dengan cocok. Artinya, Anda tidak dapat memasang unit driver kiri di sebelah kanan atau sebaliknya. Ada tanda untuk menentukan earphone dipasang di telinga kiri atau kanan.

Sesuai pengalaman saya, lama-lama kita akan mengetahui bagian masing-masing earphone (kiri/kanan) hanya dengan melihat dari bentuknya. Penempatan yang sesuai berpengaruh pada kualitas suara juga. Saya tertolong dengan faktor bentuk yang dimiliki Elite Active 65t karena sangat mudah dipasang di telinga dan memiliki cengkraman cukup kuat sehingga tidak akan terjatuh meski saya berlari. Earphone ini memang ditujukan untuk dipakai saat berolah raga dan memiliki sertifikasi IP55 yang membuatnya anti terhadap air (atau keringat) dan debu.

Material yang digunakan untuk membalut earphone berukuran 6 × 5,1 mm tersebut terbuat dari plastik. Namun jangan berpikiran negatif dulu kawan-kawan, plastik yang ada pada bodi tersebut memiliki kualitas sangat baik sehingga terasa sangat kokoh. Selain itu, bahan plastik juga menjadikan Elite Active 65t terasa ringan dikenakan. Meski demikian, saya merasa telinga agak pegal ketika mengenakannya dalam durasi terlalu lama. Kabar baiknya, waktu untuk pemulihan rasa pegal tersebut tidak terlalau lama, hanya 1 menit sebelum earphone siap digunakan kembali.

Di dalam paket penjualan, Jabra menyiapkan tiga ujung yang karet yang memiliki ukuran berbeda-beda (S, M, L). Kelengkapan tersebut berguna untuk menyesuaikan lubang telinga masing-masing. Saya sarankan Anda untuk memilih yang paling sesuai. Karena selain menghadirkan kenyamanan, ujung yang pas di telinga juga membantu mengoptimalkan suara yang dilantunkannya.

Fitur

Sebagai earphone nirkabel, pastinya Elite Active 65t memiliki integrasi baterai. Untuk mengisi ulang baterai tersebut, Jabra menyertakan juga charging case yang juga berfungsi untuk menyimpan earphone tersebut agar menghindari tercecer ketika dimasukkan di dalam tas atau kantung. Charging case tersebut berbentuk mirip dengan yang dimiliki Apple Airpods 2. Namun AirPods 2 memiliki dimensi agak memanjang, sedangkan charging case Elite Active 65t memiliki rupa agak melebar.

Material yang digunakan pada charging case tersebut sama seperti Elite Active 65t. Anda cukup meletakkan Elite Active 65t untuk mengisi ulang earphone tersebut. Desain di dalam charging case dibuat sedemikian rupa agar earphone berposisi yang tepat agar terminal antarmuka isi ulang terhubung dengan baik. Sayangya, saya merasa penutup charging case ini agak sulit dibuka.

Pada bagian bawah, Anda akan melihat sebuah port Micro USB yang berfungsi untuk mengisi ulang baterainya. Berbicara soal baterai, Elite Active 65t mampu bertahan hingga 5 jam. Sedangkan baterai yang terintegrasi di dalam charging case mampu bertahan hingga 15 jam. Intinya, Anda akan aman di perjalanan sambil mendengarkan musik asalkan baterai charging case terisi penuh. Selain itu, tentu saja Anda dapat mengisi ulang charging case menggunakan power bank.

Dalam hal waktu pengisian, hanya membutuhkan durasi 2 jam untuk mengisi charging case. Anda dapat mendengarkan lagu menggunakan Jabra Elite Active 65t selama 2 jam hanya dengan pengisian selama 15 menit. Menurut saya, durasi tersebut sudah cukup.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: