Elon Musk: penghuni pertama Mars mungkin AI

AI di Mars bisa berupa apa saja, dari robot mirip penjelajah hingga pendarat statis yang melakukan eksperimen dan melakukan pengamatan tanpa perintah langsung dari pusat.

Elon Musk: penghuni pertama Mars mungkin AI Source: Pexels

Akhir-akhir ini, banyak pembicaraan seputar misi masa depan dengan awak manusia ke Mars. Ini akan menjadi pencapaian luar biasa jika berhasil dan aman mendaratkan manusia di permukaan planet lain. Hal tersebut belum pernah dicoba, apalagi dicapai.

Dengan kemajuan teknologi artificial intelligence (AI) dan robotika yang mutakhir, tidak sepenuhnya mustahil jika “penghuni” pertama planet Mars sebenarnya bukan manusia sama sekali, melainkan sebuah mesin. Dilansir dari BGR (28/12), seorang pengguna Twitter yang penasaran bertanya kepada Elon Musk apa pendapatnya tentang penduduk Mars pertama adalah mesin yang pintar dan bukan manusia.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

MIT bisa buat mobil otonom baca perilaku pengendara lain

Peneliti ciptakan AI untuk membantu pasien epilepsi

Radar ini dilengkapi AI untuk hindari anak-anak terkunci dalam mobil


CEO Terla tersebut kemudian menjawab dengan sangat singkat “30%”. Tanpa penjelasan lebih lanjut, orang-orang penasaran tentang maksud Musk.

AI di Mars bisa berupa apa saja, dari robot mirip penjelajah hingga pendarat statis yang melakukan eksperimen dan melakukan pengamatan tanpa perintah langsung dari pusat. Mesin dengan Artificial General Intelligence (AGI) atau Artificial Super Intelligence (ASI), tidak berarti robot tersebut mirip dengan manusia.

Saat ini, misi perjalanan ke Mars sepenuhnya hanya hipotesis. Perusahaan-perusahaan, seperti SpaceX dan badan-badan ilmiah di seluruh dunia telah bekerja keras demi menemukan teknologi yang memungkinkan manusia untuik menjelajah jauh di luar Bumi. Tetapi, mungkin ini masih satu atau beberapa dekade lagi untuk mencanangkannya.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: