Darpa dan Nasa kolaborasi buat satelit robotik

Darpa dan Nasa membangun satelit robotik untuk memperbaiki satelit di luar angkasa.

Darpa dan Nasa bekerjasama untuk membangun satelit robotik baru. Satelit ini merupakan proyek cukup ambisius. Pasalnya satelit robotik bisa mengisi ulang serta memperbaiki satelit lainnya di luar angkasa.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Kisah perang bintang di balik sistem navigasi AS, Rusia dan China

JAXA gunakan sistem satelit demi jalur penerbangan terbaik

Mengenal Beidou, saingan GPS & Glonass dari China


Dihimpun dari Futurism (3/1), satelit robotik ini disebut sebagai stasiun servis di orbit bumi. Tidak hanya mampu mengisi ulang daya satelit, tapi juga mampu meningkatkan daya tahan dan umur satelit lainnya secara drastis.

Satelit robotik ini mampu memperbaiki kerusakan minor. Gunanya untuk menjaga agar satelit tua tetap beredar dalam orbitnya. Ini adalah kemampuan yang belum kita punyai saat ini.

Menariknya, dalam perang satelit, satelit robotik garapan Darpa dan Nasa ini bisa menyabotase satelit musuh. Aplikasi yang dimilikinya bisa meluluhkan pertahanan musuh atau menyerang satelit musuh sampai hancur. Satelit robotik ini juga bisa bertahan dan memantau gangguan.

Polusi antariksa

Satelit robotik ini juga bisa digunakan untuk mengurangi sampah antariksa di orbit Bumi. Keberadaannya tentu bakal membuat ruang orbit Bumi menjadi semakin bersih karena pada 2015 sendiri ada 25 ribu objek yang beredar dalam orbit.

Kebanyakan, satelit tua yang tidak lagi bisa digunakan dan perannya telah diganti satelit baru. Ini menjadi biang dari polusi di orbit planet kita.

Cukup masuk akal untuk memperbaiki, menjaga, dan memperbarui satelit tua seperti ini. Namun hingga kini, belum ada yang mampu mewujudkan ide ini. Lewat langkah Darpa dan Nasa ini, satelit robotik akan menjadi yang pertama di dunia.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: