Toyota dan Denso bermitra demi chip mutakhir mobil otonom

Tahun lalu kedua perusahaan sepakat untuk mengkonsolidasi produksi komponen elektroniknya, dan mereka sebelumnya telah bermitra dalam proyek kendaraan otonom lainnya.

Toyota dan Denso bermitra demi chip mutakhir mobil otonom Source: Pexels

Salah satu raksasa otomotif Toyota dikabarkan bermitra dengan Denso untuk memasuki bisnis semikonduktor dengan membentuk perusahaan baru yang berfokus pada pembuatan chip. Tujuannya adalah menciptakan semikonduktor generasi baru agar dapat digunakan dalam industri otomotif dan mobil otonom khusus.

Sebagaimana yang dilaporkan Reuters, ini termasuk komponen seperti “modul daya untuk kendaraan listrik dan sensor pemantauan untuk kendaraan otomatis.” Bisnis baru ini akan dimiliki antara kedua perusahaan, dengan Denso memiliki 51 persen dan Toyota memiliki 49 persen.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Demi mobil listrik, Daimler hentikan pengembangan mesin bensin

Honda CR-V hibrida mendatang bisa mode listrik sepenuhnya

Toyota Prius akhirnya dukung Apple CarPlay


Kedua perusahaan tersebut berharap untuk memulai bisnis tahun depan jika disetujui olah otoritas antimonopoli, dengan investasi modal sebanyak JPY50 juta (Rp6,5 miliar) dan tim yang terdiri dari 500 karyawan.

Denso, yang dimiliki Toyota 24 persen, memiliki pengalaman memasok komponen canggih untuk kendaraan Toyota dan Lexus. Tahun lalu kedua perusahaan sepakat untuk mengkonsolidasi produksi komponen elektroniknya, dan mereka sebelumnya telah bermitra dalam proyek kendaraan otonom lainnya. Sekarang, Toyota memindahkan lebih banyak pengembangan elektroniknya ke Denso.

Kendaraan otonom adalah pasar yang sangat berkembang dan daya komputasi adalah elemen kunci dari perkembangan baru. Sensor juga penting, karena memungkinkan kendaraan otonom mendeteksi mobil terdekat dan berinteraksi dengan infrastruktur seperti lampu lalu lintas. Dengan persaingan dari para pemimpin industri hardware seperti Intel dan Nvidia, Toyota mengambil tantangan untuk menciptakan sistem komputasi mutakhirnya sendiri untuk kendaraan otonom. Demikian dilansir dari Engadget (11/7).

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: