Mobil listrik baru Porsche ingin saingi Tesla Model S

Porsche Mission E diklaim dapat menempuh jarak 482 km dalam satu kali pengisian penuh

Mobil listrik baru Porsche ingin saingi Tesla Model S Gambar: Porsche

Pabrikan otomotif mewah asal Jerman, Porsche, memamerkan mobil listrik sport pertamanya, Mission E. dilansir dari Mashable (1/3), mereka pertama kali mengenalkan Mission E pada tahun 2015 dan diperkirakan bakal mengaspal pada tahun 2019.

Vice President Product Line BEV, Porsche AG, Stefan Weckbach mengatakan bahwa mobil listrik tersebut benar-benar mengadopsi desain Porsche namun yang menjadi pembedanya adalah di bagian mesinnya.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Honda CR-V hibrida mendatang bisa mode listrik sepenuhnya

Toyota Prius akhirnya dukung Apple CarPlay

Bulan depan Mazda akan pamerkan mobil listrik pertamanya


“Perusahaan ini memiliki satu tujuan: dengan Mission E, kami akan menawarkan Porsche bertenaga listrik sepenuhnya, yang sangat cocok dengan brand kami, mendapatkan dukungan dari pelanggan kami, dan memiliki nama ‘Porsche’," kata Weckbach.

Tesla mengklaim mobil listrik Model S mereka mampu menempuh 0 hingga 100 km/jam dalam hanya waktu tidak sampai 3 detik di mode Ludicrous. Weckbach berkata bahwa pernyataan tersebut memiliki masalah, dan Porsche telah mengkritik klaim Tesla tersebut. Malahan Weckbach mengatakan bahwa penting untuk berfokus pada performa stabil dan kecepatan maksimal yang dapat dipertahankan untuk periode yang lama. Porsche mengklaim Mission E mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam di bawah 3,5 detik.

Mobil milik Porsche tersebut dilengkapi super charger 800 volt, artinya pengisian baterai selama 15 menit dapat membuat mobil ini menempuh jarak 400 Km. Pengisian cepat tersebut diberi nama sebagai “turbo charging”. Mission E dapat menempuh jarak 482 km dalam satu kali pengisian penuh.

Mobil berpintu empat tersebut juga dapat diisi ulang secara nirkabel dengan cara memasang kumparan khusus di lantai, kemudian Porsche Mission E dapat mengisi ulang baterainya secara induktif melalui kumparan tersebut. Mission E juga akan menjadi bagian dari jaringan pengisian Porsche yang berusaha untuk menyaingi infrastruktur milik tesla. Stasiun pengisian dijadwalkan hadir di 189 dealer Porsche Amerika Serikat. Enam pengisi ulang cepat sudah terpasang di Atlanta Porsche Experience Center dan akan diikuti di kota Los Angeles.

Sebuah sistem pengisian Eropa dari Porsche bersama Audi, BMW Group, Daimler AG, dan Ford saat ini dalam tahap pengerjaan untuk tahun 2020 untuk menghadirkan 400 stasiun pengisian cepat di sepanjang jalan raya. Informasi lebih lanjut mengenai harga Mission E adalah banderol harganya yang mencapai USD85.000 (sekitar Rp1 miliar).

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: