Polisi China gunakan kacamata pendeteksi wajah untuk atasi pelanggaran

Berbeda dengan teknologi pengenalan wajah yang menyimpan database di cloud, perangkat ini memiliki database yang tersimpan dalam perangkat

Polisi China gunakan kacamata pendeteksi wajah untuk atasi pelanggaran AFP/Getty Images

Pihak berwenang di China kini didukung oleh kacamata yang dilengkapi dengan teknologi pengenalan wajah untuk membantu mendeteksi identitas masyarakat. Polisi yang menggunakan kacamata ini kemudian ditempatkan pada lokasi-lokasi strategis yang menjadi pusat aktivitas keluar masuknya orang seperti stasiun kereta atau terminal udara.

LLVision Technology Co. merupakan perusahaan dibalik teknologi yang sedang kepolisian China. sosialisasikan. Perusahaan yang berbasis di Beijing ini merancang kacamata dengan teknologi pengenalan wajah dengan kecepatan deteksi hingga 0,1 detik dan didukung oleh basis data berisi data dari 10 ribu orang. 


BACA JUGA

AI bisa pecahkan teka teki rubik dalam 1,2 detik

Elon Musk berencana implantasi sensor di otak manusia

Pluribus AI bisa kalahkan pemain poker profesional


Wu Fei selaku CEO LLVision menambahkan meski dalam pengujiannya kacamata ini dapat mendeteksi dengan cepat, namun dalam kasus nyata keakuratannya bisa saja berbeda karena dipengaruhi oleh lingkungan yang tidak dapat diprediksi.

Salah satu keunggulan dari perangkat ini adalah database-nya yang menjadi satu pada perangkat itu sendiri, sehingga membuat proses pendeteksian menjadi lebih cepat dibanding sistem pengenal wajah pada umumnya yang menyimpan database di cloud.

Sejauh ini perangkat ini sudah berhasil mendeteksi tujuh orang yang terlibat kasus kriminal serta 26 orang yang bepergian menggunakan identitas palsu. Kabarnya pemerintah China akan membangun database wajah yang akan berisi 1,3 miliar warga China.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: