sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id synologi
Kamis, 24 Jun 2021 14:06 WIB

Pengadilan Swedia larang 5G Huawei

Huawei telah mengajukan banding atas larangan perusahaan pada Oktober 2020 oleh regulator telekomunikasi Swedia.

Pengadilan Swedia larang 5G Huawei

Pengadilan Swedia telah memberikan pukulan lain terhadap Huawei, karena mereka berusaha untuk membuat terobosan ke pasar teknologi Eropa. Huawei sudah berjuang melawan beberapa kasus pengadilan setelah Amerika Serikat melarangnya mengakses pemasok AS dan berpatisipasi dalam pasokan peralatan untuk infrastruktur 5G di AS.

Pengadilan Swedia menguatkan larangan Huawei menjual peralatan 5G di Swedia. Huawei telah mengajukan banding atas larangan perusahaan pada Oktober 2020 oleh regulator telekomunikasi Swedia karena masalah keamanan. Ini adalah banding kedua yang akan kalah oleh Huawei dalam upayanya untuk membatalkan keputusan regulator.

Putusan pengadilan menegaskan perlunya menjaga keamanan Swedia, yang sangat penting dan harus dipertahankan. Tidak mungkin Huawei mendapatkan penangguhan hukuman dari pengadilan administratif setelah banding pertama pada Desember 2020 ditolak.

Dilansir dari Gizmochina (24/6), Huawei terus bersikeras perusahaannya menjadi sasaran yang tidak adil atas kecurigaan palsu terkait dengan pemerintah Tiongkok. Huawei dikatakan kecewa dengan putusan itu dan masih akan mengejar opsi hukum lain yang terbuka untuk itu.

Swedia bukan satu-satunya negara di Eropa yang membatasi Huawei untuk berpatisipasi dalam peluncuran peralatan 5G. Huawei berharap bandingnya akan mengarah pada keputusan yang diambil oleh Post Telecom Authority Swedia untuk melarangnya berpatisipasi dalam peluncuran 5G di negara tersebut.

Sementara itu Huawei tetap menjadi pemimpin global dalam 5G tetapi tidak dapat melepaskan diri dari kecurigaan untuk pemerintah Tiongkok. Huawei mengatakan sedang mempelajari putusan dan pembenaran pengadilan untuk menentukan apakah akan mengeksplorasi upaya hukum lebih lanjut yang dapat digunakan untuk melindungi kepentingan sahnya.

Share
×
img
×
tekid
back to top