Pabrik Tesla di Tiongkok mulai produksi bulan ini

Tesla bertujuan menghasilkan setidaknya 1.000 Model 3s per minggu dari pabrik barunya pada akhir tahun ini.

Pabrik Tesla di Tiongkok mulai produksi bulan ini (Foto: Electrek)

Pabrik Tesla di Tiongkok akan memulai produksinya bulan ini. Namun belum jelas secara rinci kapan pabrik itu akan memenuhi target produksi akhir tahun karena ketidakpastian putaran pesanan, tenaga kerja dan pemasoknya. Kabar ini terungkap dari sumber yang dikutip Reuters.

Tesla bertujuan menghasilkan setidaknya 1.000 Model 3s per minggu dari pabrik barunya pada akhir tahun ini. Ambisi perusahaan adalah untuk meningkatkan penjualan di pasar mobil terbesar dunia serta menghindari tarif impor yang lebih tinggi yang diterapkan untuk mobil-mobil Amerika Serikat (AS).


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Hubungan Tesla-Panasonic dalam hal baterai hadapi masa sulit

Tesla beli startup AI demi sistem mobil otonom mutakhir

Tesla semakin yakin untuk produksi baterai sendiri


Jadwal produksi massal pabrik menjadi sangat penting bagi Tesla untuk mencapai tingkat produksi 500.000 kendaraan pada akhir tahun ini. Pabrik ini sekaligus menjadi pabrik pertama Tesla di luar negeri dan dijadwalkan memulai produksi Oktober ini.

"kami bertujuan memulai produksi pada Oktober, namun volume produksi aktual bergantung pada banyak faktor termasuk pesanan mobbil yang kami terima, kinerja karyawan yang baru direkrut, rantai pasokan dan lainnya... Belum jelas kapan kita bisa mencapai target 1.000 - 2.000 unit per minggu," kata sumber Tesla kepada Reuters.

Sayangnya perusahaan besutan Elon Musk itu enggan memberikan komentar terhadap kabar ini. Menurut sumber yang enggan disebut identitasnya itu, fasilitas Tesla di Tiongkok ini akan mencakup unit produksi paket baterai. 

Tesla hingga kini masih mencari insinyur produksi yang terkait dengan baterai di Shanghai. Hal ini terlihat dari iklan lowongan pekerjaan perusahaan. Sebelumnya perusahaan mengatakan pabrik ini akan disederhanakan dan lebih hemat biaya ketimbang jalur Model 3 yang telah ada. Selain itu, pabrik ini akan memiliki 500.000 unit kapasitas tahunan ketika fase kedua selesai, atau dua kali lipat dari kapasitas fase awal yang mencapai 250.000 kendaraan.

Pabrik Tesla ini sepenuhnya dimiliki Tiongkok. Pihak berwenang Shanghai telah menawarkan bantuan yntuk mempercepat pembangunan. Tiongkok juga mengecualikan Model Tesla dari pajak pembelian mobil 10% pada 30 Agustus. Diantara mitra proyek Tesla di Tiongkok yaitu mencakup Shanghai Construction Group, China Construction Industrial & Energy Engineering Group, State Grid, Power Construction Corporation of China, dan MinMetals Shanghai unit Baoye.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: