Manufaktur mobil listrik VW mendatang akan bebas karbon

Dikatakan melakukan hal itu akan menghilangkan lebih dari 1 juta ton karbon dioksida setiap tahun dari operasi manufakturnya.

Manufaktur mobil listrik VW mendatang akan bebas karbon Source: Clean Technica

Volkswagen (VW) mengumumkan mobil listrik ID pertama mereka bakal meluncur di jalur perakitan Zwickau, Jerman pada akhir tahun ini. Dilansir dari CleanTechnica (16/2), perusahaan ini menyatakan mobil listrik dan baterai yang digunakannya akan bersifat tanpa karbon, menggunakan energi terbarukan. Dikatakan melakukan hal itu akan menghilangkan lebih dari 1 juta ton karbon dioksida setiap tahun dari operasi manufakturnya.

“Perubahan iklim adalah tantangan terbesar saat ini. Mobilitas berkelanjutan yang sesungguhnya layak jika kita semua menginginkannya dan mengerjakannya,” kata perwakilan Volkswagen, Thomas Ulbrich. Perusahaan mengatakan jika tidak ada cukup energi terbarukan untuk memenuhi tujuannya, mereka akan berinvestasi dalam proyek energi terbarukan.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Toyota desain ulang Mirai demi saingi Tesla

Boeing dan Porsche kembangkan mobil listrik terbang

Dyson tidak jadi bikin mobil listrik


Selain keanggotaannya di Ionity, yang membangun jaringan pengisi daya cepat di sepanjang jalan raya Eropa, VW pada Januari menciptakan anak perusahaan baru bernama Elli yang memungkinkan pengemudi mengisi ulang kendaraan listrik VW di rumah atau beroperasi menggunakan energi terbarukan.

“Sebagai salah satu pabrikan otomotif terbesar di dunia, VW akan memaksa laju transportasi dan transisi energi yang sangat dibutuhkan menuju mobilitas tanpa emisi. Kami baru akan memainkan perannya dengan penawaran energi dari sumber terbarukan dan solusi pengisian pintar. Dengan cara ini, kami memasuki area bisnis yang relevan secara strategis, serta menawarkan peluang besar untuk memperkuat hubungan dengan pelanggan yang sudah ada serta mengakses grup pelanggan baru,” kata Thomas ketika Elli pertama kali diumumkan pada Januari.

“Misi kami adalah untuk e-mobility keluar dari ceruknya dan menempatkannya dengan kuat di arus utama. Nama Elli sendiri hadir dari ‘Electric Life’, karena kami bermaksud untuk mengaktifkan gaya hidup yang sepenuhnya mengintegrasikan mobil listrik dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini dapat dibandingkan dengan penggunaan telepon seluler,” kata kepala Elli, Thorsten Nicklaß.

VW juga berencana untuk memperkenalkan mobil listrik entry-level yang dijual dengan harga kurang dari USD23.000 (Rp324 juta). Tidak diragukan lagi itu tidak akan lebih berperforma dibandingkan dengan Tesla Model 3.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: