Ketika Benq, Logitech dan Zoom berkolaborasi

Pada kolaborasi ini, Benq membawa rangkaian seri Interaction Flat Panels (IFP) model terbaru. Model ini dilengkapi dengan pendeteksi karbondioksida (CO2).

Ketika Benq, Logitech dan Zoom berkolaborasi

Saat ini sudah lazim sebuah perusahaan mengadakan pertemuan via video (video conference). Hal ini dilakukan demi mengurangi ongkos biaya perjalanan, penghematan waktu, dan semacamnya. Dengan demikian konferensi video ini mewajibkan perangkat hardware dan software yang mendukung proses berjalan lancar.

Dengan latar belakang skenario tersebut, hari ini (20/2), PT Kayreach System yang juga merupakan mitra bisnis Benq, Logitech, dan Zoom menghadirkan solusi di ruang rapat yang mudah, efektif dan efisien kepada pengguna khususnya pengguna korporasi dan industri pendidikan.


BACA JUGA

IFP BenQ kembali raih penjualan nomor 1 di Indonesia

Andryanto C. Wijaya, pimpin BenQ Indonesia hingga jadi nomor 1

Interactive Flat Panels BenQ raih penjualan nomor 1


“Kami tidak menyediakan produk, tetapi kami menyediakan solusi kepada konsumen. Kami sedang menghadirkan sebuah solusi Video Conference berkualitas tinggi dari rangkaian device dan software yang bersinergi satu sama lain,” kata Sales Director, PT Kayreach System, Handry.

Pada kolaborasi ini, Benq membawa rangkaian seri Interaction Flat Panels (IFP) model terbaru. Model ini dilengkapi dengan pendeteksi karbondioksida (CO2). Jadi jika IFP ini mendeteksi tingkat CO2 yang tinggi, maka sebaiknya para peserta rapat istirahat terlebih dahulu. Seperti yang diketahui, kadar CO2 yang tinggi di suatu ruangan akan menyebabkan seseorang kurang konsentrasi yang berujung pada penurunan performa produktivitas rapat.

Tidak ketinggalan pula fitur anti flicker dan blue-light filter menjanjikan kenyamanan mata agar peserta rapat tidak terlalu lelah ketika menatap layar IFP dalam durasi lama. Layar sentuhnya tidak menggunakan sistem overlay sehingga menjanjikan responsivitas yang tinggi.

“Benq bersemangat dapat berkolaborasi dengan merek-merek besar dalam dunia video conference seperti Logitech dan Zoom demi menyediakan solusi video conference,” kata Managing Director  Benq Indonesia, Adryanto C. Wijaya.

Saya juga sempat menyaksikan pengujian solusi kolaborasi tersebut. Suara yang dihasilkan dari lawan bicara terdengar cukup jelas. Mikrofon yang ada di dalamnya cukup sensitif sehingga nada bicara tidak perlu tinggi agar terdengar jelas.

Harga awal untuk solusi tersebut dimulai dari Rp99 juta hingga Maret 2019 nanti. Harga normalnya Rp129 juta.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: