Huawei mulai kurangi pasokan produksi di Foxconn

Buntut pencekalan Amerika berdampak besar di lini smartphone Huawei. Jumlah produksi di Foxconn mulai mereka kurangi. Padahal tahun depan mereka mengincar posisi Samsung.

Huawei mulai kurangi pasokan produksi di Foxconn

Menurut laporan The South China Morning Post, Huawei mengurangi pesanan produksi smartphone mereka. Menurut sumber yang dirangkum oleh Techcrunch (1/6), Foxconn telah menghentikan jalur produksi untuk beberapa ponsel Huawei.

Pengurangan ini bisa jadi akibat dari masuknya Huawei dalam daftar hitam perdagangan Amerika Mei lalu. Pasca masuknya Huawei ke dalam Entity List tersebut, banyak lini bisnis Huawei tersebut rontok, termasuk kemampuan memproduksi perangkat berbasis Android mereka.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Huawei Watch GT2 dirilis, daya tahan sampai 2 pekan

Huawei klaim sudah jual lebih dari sejuta Mate 30 series dalam tiga jam

Huawei ketahuan punya paten Mate X 2


Pada bulan Mei lalu, Google menangguhkan bisnis dengan Huawei. Padahal tahun lalu, Huawei telah mengirimkan lebih dari 200 juta smartphone secara global. Mereka  juga telah mencanangkan misi untuk menjadi vendor terbesar mengalahkan Samsung 2020 mendatang. Saat ini mereka telah menggeser posisi Apple di tempat kedua.

Laporan-laporan ini pun jadi indikasi dari daftar hitam yang diterbitkan AS, mulai dirasakan di seluruh bisnis smartphone Huawei di luar Cina. Perencanaan darurat melawan krisis ini sudah berlangsung di Huawei. Perusahaan telah membangun sistem operasi berbasis Android sendiri, dan dapat menggunakan stripped down, versi open source Android yang dikirimkan tanpa layanan Google Mobile. 

Untuk saat ini, pelanggannya juga masih memiliki akses Google Play Store. Huawei dan pemerintah Cina juga membalas tindakan AS. Perusahaan telah mengajukan mosi hukum untuk menentang larangan A.S. atas peralatannya, menyebut tindakan Amerika itu "tidak konstitusional." Huawei juga telah mengirim pulang karyawan Amerika yang dikerahkan di fungsi Litbang (R&D) di kantor pusatnya di Shenzhen.

Mereka juga meminta staf Cina untuk membatasi jumlah pengunjung, dan melakukan pertemuan teknis dengan kontak-kontak Amerika mereka.
Namun, pengurangan pesanan tampaknya mengindikasikan bahwa upaya AS untuk menghalangi ekspansi Huawei berdampak.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: