Ford bikin keranjang belanja yang dapat berhenti sendiri

Mereka membuat keranjang belanja yang dapat melakukan pengereman sendiri (self-braking) dengan berbasis pada teknologi Pre-Collision Assist pada mobil buatannya.

Ford bikin keranjang belanja yang dapat berhenti sendiri Source: Ford via Engadget

Ford memang terkenal sebagai salah satu pabrikan raksasa otomotif. Tetapi mereka juga menerapkan teknologi mobilnya untuk menciptakan beberapa perangkat yang unik dan praktis seperti ranjang dengan roda berjalan dan kandang anjing peredam bising.

Dilansir dari Engadget (25/4), kini pabrikan asal Amerika Serikat tersebut menciptakan sesuatu yang unik.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Demi mobil listrik, Daimler hentikan pengembangan mesin bensin

Honda CR-V hibrida mendatang bisa mode listrik sepenuhnya

Toyota Prius akhirnya dukung Apple CarPlay


Kali ini mereka membuat keranjang belanja yang dapat melakukan pengereman sendiri (self-braking) dengan berbasis pada teknologi Pre-Collision Assist pada mobil buatannya. Jika anak-anak menggunakan keranjang belanja untuk bermain-main dengan mendorongnya, ada sebuah sensor yang dapat mendeteksi benda-benda di sekitarnya kemudian melakukan pengereman yang aman.

Ford menginformasikan ada beberapa kecelakaan anak-anak lantaran memainkan keranjang belanja. “Anak-anak suka meniru orang dewasa. Ketika mereka mendorong keranjang belanja, mereka akan berpikir seolah-olah sedang mengendarai mobil, dengan gang antar belanjaan dianggap sebagai sirkuit,” kata Ford.

Pernyataan tersebut memang tidak ada salahnya. Tetapi terkadang para orang tua atau orang dewasa lainnya sering lalai meletakkan keranjang belanja di daerah turunan ketika mereka sedang memilih produk atau skenario lainnya.

Ada sebuah video demonstrasi yang menunjukkan sistem bekerja dengan sempurna. Sistem pengereman bekerja dengan baik demi mencegah kecelakaan di dalam rak-rak produk yang dijual. Tetapi sayangnya keranjang belanja ini baru sebatas produk purwarupa. Tidak ada informasi lebih lanjut seputar daya apa yang digunakannya, tetapi kemungkinan menggunakan energi baterai.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: