sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id praxis
Kamis, 30 Jul 2020 13:04 WIB

Apple tingkatkan AR dengan dukungan 3D Audio

Teknologi tersebut juga dapat membantu meningkatkan interaksi dengan benda-benda yang dibuat secara virtual dalam penglihatan pengguna.

Apple tingkatkan AR dengan dukungan 3D Audio
Source: Time

Headset augmented reality (AR) dari Apple - Apple Glass, kemungkinan akan menawarkan beberapa fitur menarik. Agar memberikan pengalaman lebih optimal, perangkat ini dapat menawarkan reproduksi suara yang akurat pada audio 3D.

Virtual reality (VR) dan augmented reality di dalam gim sudah semakin populer akhir-akhir ini, dan orang-orang di balik teknologi ini terus berusaha membuat dunia di dalam perangkat semakin terasa nyata.

Dilansir Gizmochina dari AppleInsider (30/7), khusus AR sendiri telah hadir membawa lebih banyak pengalaman ke dunia nyata. Dengan demikian, realisme tambahan dari audio yang akurat dapat membuat struktur yang dirancang secara digital tampak lebih asli.

Teknologi tersebut juga dapat membantu meningkatkan interaksi dengan benda-benda yang dibuat secara virtual dalam penglihatan pengguna. Sementara sebagian besar headphone stereo menawarkan diferensiasi saluran kiri dan kanan, sistem suara virtual dapat mereproduksi posisi audio pada bidang 3D dengan mengubah efek suara.

Paten Apple berjudul “Seleksi fungsi transfer terkait kepala untuk reproduksi suara binaural,” mengacu pada sistem tersebut. Dalam istilah yang lebih sederhana, raksasa yang berbasis di Cupertino ini berupaya meningkatkan posisi suara 3D dengan memiliki fungsi transfer terkait kepala (HRTF), yang pada dasarnya adalah sepasang filter akustik untuk setiap telinga . Ini membantu dalam membedakan transmisi suara dari berbagai posisi di lingkungan sekitar pengguna.

Seperti biasanya, teknologi ini masih sebatas paten. Belum ada jaminan bahwa perusahaan tersebut akan benar-benar menghadirkan teknologinya secara massal.

Share
back to top