Analis : masa kelam penjualan iPhone akan segera berakhir

Para analis menilai, kebijakan pemotongan harga jual iPhone di China menjadi salah satu alasan kuat masa kelam penjualan Apple akan berakhir.

Analis : masa kelam penjualan iPhone akan segera berakhir iPhone XS, XS Max, dan XR (tek.id)

Beberapa bulan lalu, sempat dikabarkan bahwa Apple sedang mengalami penurunan penjualan iPhone secara drastis. Dikabarkan, kala itu menjadi saat-saat terkelam penjualan iPhone yang pernah mereka alami.

Begitu jeleknya penjualan kala itu, Apple mengumumkan bahwa mereka akan merevisi perkiraan mereka berkaitan dengan penjualan iPhone. Tentu saja, hal ini menjadi sebuah berita buruk bagi perusahaan asal Cupertino tersebut.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

LG bakal pasok sensor ToF untuk iPad Pro 2020

iPhone 11 punya 6GB RAM?

Apple bakal patenkan istilah Slofie


Tapi menurut analis dari UBS, Timothy Arcuri mengklaim bahwa masa terburuk penjualan iPhone akan segera berakhir. Dia mengatakan bahwa Apple sudah memiliki cara untuk mengatasi hal tersebut.

“Untuk sementara penjualan hingga Maret masih akan buruk,” kata Timothy seperti dikutip dari laman Ubergizmo (1/3/2019). Tapi, dia mengatakan bahwa strategi Apple untuk memangkas harga iPhone di China akan memperbaiki penjualan.

“Rantai pasokan akan mulai membaik, dan penurunan harga di Tiongkok mungkin mulai akan mengosongkan persediaan (perangkat iPhone),” lanjutnya. Dia juga mengatakan, perkiraan pengadaan untuk iPhone XR saat ini sedang meningkat. 

Sayang, hingga saat ini masih belum diketahui seberapa akurat klaim Timothy. Saat ini, para analis masih menunggu hasil laporan keuangan dari Apple untuk mendapatkan bayangan seberapa baik penjualan iPhone di akhir 2018 dan awal 2019 ini.

Sekadar informasi, CEO Apple, Tim Cook sebelumnya mengutip berbagai alasan mengapa penjualan iPhone baru tidak berjalan sebagaimana yang mereka inginkan. Salah satu alasannya adalah program penggantian baterai perangkat iPhone lawas tahun lalu.

Pemilik iPhone lawas mendapatkan masa pakai tambahan dengan memasang baterai baru. Hal ini membuat mereka mengurungkan niat untuk mengganti perangkat lama mereka ke perangkat iPhone baru.

Cook juga mengakui bahwa harga dari iPhone terbaru merupakan salah satu masalah utama. Dalam sebuah wawancara, dia mengisyaratkan bahwa mereka bisa saja menurunkan harga iPhone di pasar tertentu, yang mata uangnya terlalu terpengaruh oleh Dollar Amerika yang kuat.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: