692 juta warga Tiongkok tercatat jadi gamer aktif

Meskipun jumlah ini terdengar sangat besar, nyatanya jumlah gamer ini belum memecahkan rekor 772 gamer aktif yang tercatat pada Februari 2018 silam.

692 juta warga Tiongkok tercatat jadi gamer aktif Ilustrasi bermain gim (Pexels)

Tak dapat dipungkiri, Tiongkok merupakan salah satu negara dengan penduduk paling banyak di dunia. Hal ini menjadikan Tiongkok sering kali menjadi negara yang paling banyak menyumbangkan perekonomian dunia, termasuk di industri gim.

QuestMobile melalui ZDnet (20/9/2019) melaporkan, saat ini pasar gim mobile Tiongkok menyumbangkan sekira 77 miliar Yuan atau sekira Rp153 triliun pada Juni lalu. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2018, terdapat peningkatan sebesar 21,9 persen.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

NBA 2K20 jadi video gim terlaris tahun 2019 di AS

PUBG Season 5 tawarkan sejumlah update terbaru

Data lokasi pemain Harry Potter : Wizards Unite direkam Niantic


Jika Anda berpikir peningkatan 21,9 persen itu tinggi, maka Anda salah. Pada periode 2015 hingga 2017 contohnya, peningkatan pendapatan dari gim mobile meningkat sebesar 50 persen hingga 80 persen dari tahun ke tahun. Kala itu, penetrasi smartphone baru mencapai 1,4 miliar saja.

Saat ini, lebih dari setengah warga Tiongkok telah menggunakan smartphone. Dan yang paling mengejutkan adalah 692 juta warga sipil Tiongkok per Juni 2019 sudah bermain gim mobile secara aktif.

Jumlah gamer mobile ini meningkat dikarenakan pemerintah Tiongkok melonggarkan peraturan yang melarang bermain gim. Meski jumlah gamer sudah meningkat ke angka tersebut, namun belum bisa menembus puncak jumlah gamer sebanyak 772 juta pada Februari 2018 lalu.

Saat ini, WeChat Tencent memiliki total lebih dari 320 gim besutan studio mereka. Dan masing-masing dari gim tersebut mencatatkan memiliki 1 juta pengguna aktif secara global per Juni 2019. Tapi, di Tiongkok sendiri, hanya ada 140 gim yang menembus 1 juta pemain.

Berbicara mengenai rentang usia gamer, di negara yang berjuluk negeri tirai bambu tersebut didominasi oleh mereka yang berusia antara 19 dan 35 tahun, Rentang usia tersebut menyumbang ⅔ jumlah pemain gim mobile. 

53 persen diantaranya merupakan gamer pria. Namun, para gamer wanita terus meningkat dengan cepat. Rata-rata gamer menghabiskan 18,5 jam untuk game mobile di bulan Juni 2019, turun dari 19,6 jam di bulan Juni tahun 2018.

Sedangkan Newzoo melaporkan, Tiongkok saat ini diproyeksikan untuk mendapatkan keuntungan di angka USD36,5 miliar atau sekira Rp513 triliun dari pendapatan game 2019, sedikit tertinggal dari Amerika yang diproyeksikan akan mendapatkan keuntungan USD37 miliar atau sekitar Rp520 triliun.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: