sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id samsung
  • partner tek.id realme
Senin, 14 Des 2020 09:21 WIB

OPPO A33, andal jadi smartphone harian

Dengan benderol harga yang cukup terjangkau dan spesifikasi yang mumpuni, OPPO A33 bisa diandalkan sebagai smartphone harian.

OPPO A33, andal jadi smartphone harian
Source: Tek.id

OPPO kembali meramaikan pasar smartphone di Indonesia melalui OPPO A33. Smartphone ini tampil dengan desain kekinian seperti layar dengan bezel cukup minim, punch hole dan lainnya. Namun menariknya, smartphone ini dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau. Selengkapnya, berikut ulasan OPPO A33.

Desain nggak murahan

Hal pertama yang menyita perhatian saya dari OPPO A33 yaitu punch hole-nya yang diposisikan di sudut kiri atas ponsel. Biasanya konsep punch hole dirancang untuk smartphone flagship. Tapi, seiring waktu konsep ini juga dipakai untuk smartphone dengan harga yang terjangkau seperti OPPO A33 ini.

Dengan konsep ini, Oppo A33 tampak premium dan mampu menampilkan konten secara luas. Saat digenggam, smartphone ini juga terasa nyaman karena case-nya yang tidak terasa licin. Namun case OPPO A33 memang mudah menangkap bekas jari. Untungnya, smartphone ini dibalut dengan warna Mint Cream, sehingga bekas jari tidak begitu terlihat.

Housing kameranya juga tampak rapi, dimana tiga kamera OPPO A33 disusun secara vertikal, ditemani LED flash. Housing kamera smartphone ini memang menonjol dibanding bodi utama ponsel, tapi ini bisa diatasi dengan menggunakan soft case yang tersedia di paket pembeliannya.

Penempatan tombolnya dibagi di sisi kanan dan kiri. Tombol power seperti biasa berada di sisi kiri, sementara tombol volume diposisikan di kanan ponsel, sejajar dengan slot kartu SIM. OPPO A33 juga dilengkapi dengan jack headphone 3,5mm dan port USB type-C untuk pengisian daya baterainya.

Meski dibanderol dengan harga yang terjangkau, layar OPPO A33 juga sudah didukung dengan refresh rate 90Hz. Dengan dukungan ini, Sahabat Tek bisa menavigasi menu dengan lancar, dan tampilannya terlihat smooth.

Kamera 

OPPO A33 dibekali tiga kamera dengan resolusi masing-masing 13 MP, kamera portrait 2 MP dan kamera makro 2 MP. Tak ketinggalan, kamera smartphone ini juga dibekali dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk mempercantik hasilnya. 

Setelah saya coba untuk memotret gambar, hasilnya cukup menarik. Detail gambar dapat ditangkap dengan optimal, bahkan untuk objek yang jaraknya cukup jauh. Kontras warnanya pun bisa diakomodir dengan baik, sesuai dengan warna asli objek. Seperti pada foto kapal di laut yang terlihat cukup detail ketika di-zoom.

Review Oppo A33

Pulau reklamasi yang berada di kejauhan juga dapat ditangkap cukup baik, meski terlihat noise saat di-zoom. Gumpalan awan di atas pulau reklamasi juga dapat dilihat dengan cukup tajam oleh kamera Oppo A33. 

Review Oppo A33

Saya juga mencoba melakukan zoom 2x. Secara umum, objek dapat ditangkap dengan baik, meski terlihat noise di sekitar subjek ketika foto diperbesar di galeri.

Review OPPO A33

Begitu pula ketika saya mencoba melakukan zoom hingga 5x, detail gambar sudah tidak dapat ditangkap dengan optimal. 

Review OPPO A33

Oppo A33 juga dilengkapi dengan fitur HDR. Dengan fitur ini, cahaya yang dijangkau akan lebih dinamis, sehingga hasil fotonya lebih kontras. Saya mencoba fitur HDR di Oppo A33. Hasilnya, fitur ini dapat membantu saya memotret objek jadi lebih ciamik.

Kontras warna yang dihasilkan fitur HDR Oppo A33 mampu membuat objek menjadi lebih jelas terlihat. Kendati kontrasnya ditingkatkan, detail gambar tak lantas diminimalisir. Jika dibandingkan dengan foto tanpa HDR, hasilnya terlihat sangat berbeda. Kontras warna daun pada foto dengan HDR terlihat begitu detail dengan warna yang jelas.

Review OPPO A33

Sementara foto tanpa HDR menampilkan objek sesuai pencahayaan sehingga daun pada pohon tak begitu kontras. Kendati demikian, objek di jarak yang jauh seperti daun-daun kecil di foto ini terlihat lebih detail dibanding foto dengan HDR.

Hasil serupa juga terlihat pada foto lain yang menggunakan fitur HDR. Warna langit terlihat lebih kontras dibanding foto tanpa HDR. Kendati demikian, subjek foto terlihat sama-sama detail meskipun dijepret diterpa angin.

Review OPPO A33

Review OPPO A33
 

Seperti disebutkan sebelumnya, Oppo A33 juga dilengkapi dengan kamera makro 2MP. Kamera jenis ini berguna untuk mengambil objek dari jarak dekat. 

Saya mencoba memotret karang menggunakan kamera makro Oppo A33. Saat menggunakan kamera ini, terlihat keterangan yang merekomendasikan pengambilan gambar 4cm dari objek. 

Meski mengikuti rekomendasi tersebut, saya cukup kesulitan mendapatkan fokus objek yang akan dibidik. Dengan memilih objek yang sama, terkadang kamera makro Oppo A33 dapat menghasilkan foto makro yang baik, meski terkadang tak begitu memuaskan. 

Review OPPO A33

Review OPPO A33

Review OPPO A33

Jika dilihat dari daftar menu kamera Oppo A33, memang tidak terlihat fitur night mode. Kendati demikian, smartphone ini juga bisa menghasilkan foto malam yang apik.

Meski deretan rumah yang dipotret dalam foto ini berada di kejauhan, kamera Oppo A33 mampu mengakomodir detail objek dengan cukup baik dengan noise yang cukup minim. Hasil yang sama juga terlihat pada foto lain, dengan detail dan pencahayaan yang baik, bahkan tanpa bantuan lampu flash.

Review OPPO A33

Review OPPO A33

Review OPPO A33

Tidak hanya itu hasil videonya juga terlihat bagus dengan detail yang tajam, meskipun guncangan tangan tetap terlihat pada videonya. 

Beralih ke kamera depannya, Oppo A33 membawa kamera 8MP. Kamera ini juga dilengkapi sejumlah fitur, seperti kecerdasan buatan, hingga filter. 

Hasil selfie saya menggunakan Oppo A33 terlihat bagus dengan detail dan fokus yang dapat ditangkap cukup baik. Efek bokeh yang dihasilkan juga terlihat apik, meski pemisahan efek bokeh kurang optimal karena warna hijab yang tampak senada dengan nuansa background.

Review OPPO A33

Performa

Oppo A33 ditenagai Snapdragon 460, dikombinasikan dengan RAM 3GB dan penyimpanan internal 32GB. Untuk mengukur performanya, saya melakukan benchmark melalui aplikasi 3DMark, PCMark dan Geekbench. Berikut ini hasilnya.

Benchmark OPPO A33

 

Benchmark OPPO A33

 

Benchmark OPPO A33

Saya juga menggunakan smartphone ini untuk bermain game berat seperti PUBG Mobile. Meski dibanderol Rp2 jutaan, Oppo A33 terasa asyik diajak main game

Bermain PUBG selama 30 menit, baterai Oppo A33 berkurang 6%. Suhunya juga terbilang aman, meskipun kecerahannya diatur ke maksimal. Setting paling tinggi yang bisa dipakai adalah Balance Medium. Namun jika Sahabat Tek mau mengoptimalkan performanya, bisa memilih pengaturan smooth dan frame rate High.

Game-nya bisa dijalankan dengan lancar, sejalan dengan performanya yang konsisten tanpa ada penurunan frame rate. Namun sayangnya layarnya agak kurang sensitif. Gyroscope-nya juga berjalan lancar walaupun ada sedikit delay, meski tak begitu mengganggu jalannya permainan.

Baterainya sendiri memiliki kapasitas 5000 mAh. Dengan menggunakan charger bawaannya, baterai Oppo A33 dapat terisi penuh sekitar kurang lebih 3 jam. Dengan kapasitas tersebut, smartphone ini dapat diandalkan sebagai daily driver Sahabat Tek. Kalau mengacu benchmark PCMark, Oppo A33 dapat bertahan hingga lebih dari 10 jam.

Kesimpulan

Secara umum, smartphone ini bisa diandalkan sebagai smartphone harian Sahabat Tek. Ini terlihat dari kemampuannya dalam menjalankan berbagai menu termasuk bermain gim berat. Kameranya juga layak dipertimbangkan. Harga Oppo A33 sendiri dibanderol Rp2,3 juta. Di rentang harga Rp2 jutaan, Oppo A33 bisa dibilang worth it.

 

80
OPPO A33
 
Keunggulan
  • Kamera bagus
  • Performa oke
  •  
 
Kekurangan
  • Foto makro agak sulit
  •  
  •  
Share
×
tekid
back to top