Mencari juara antara Samsung Galaxy S10 Plus vs Huawei P30 Pro

Dua pabrikan smartphone, Huawei dan Samsung, bersaing di kancah global. Huawei dan Samsung bersaing ketat. Apakah keduanya mampu menarik konsumen dengan smartphone terbaiknya?

Mencari juara antara Samsung Galaxy S10 Plus vs Huawei P30 Pro

Kamera

Bagian paling bertabur fitur adalah kamera. Samsung Galaxy S10 Plus mengusung tiga kamera utama. Satu kamera dengan kemampuan bidikan jarak jauh (telephoto) bersensor 12MP. Satu kamera berlensa sudut pandang lebar (wide angle) bersensor 12MP. Satu lagi kamera dengan lensa sudut pandang sangat lebar (ultra wide angle) 16MP.

Spesifikasi yang melengkapi kamera Huawei P30 Pro sendiri adalah, 8MP kamera telephoto, 40 MP kamera wide angle, 20 MP kamera ultrawide. Kemudian, satu lagi ada 3D camera Time of Flight.

Dari sisi hardware saja, Huawei menang jumlah. Dalam hal hardware kamera, Samsung Galaxy S10 5G juga punya mata keempat yang mereka sebut 3D Depth Camera. Cuma saja, varian 5G masih bakal lama masuk ke Indonesia.

Hasilnya, kualitas gambar Huawei P30 Pro lebih baik daripada Samsung Galaxy S10 Plus. Detil gambar yang tertangkap kamera P30 Pro lebih baik. Warnanya juga lebih lebih cerah, sementara Galaxy S10 Plus lebih condong ke biru-biruan.

Samsung nampaknya punya lensa ultra wide yang lebih lebar dari cakupan yang bisa diambil Huawei P30 Pro. Ini bisa kita saksikan di gambar berikut ini.

Dalam memproduksi gambar bokeh atau depth of field, keduanya menunjukkan hasil yang sama baiknya. Titik fokus juga sangat presisi tanpa membuat pinggir objek foto ikut menjadi buram.

Lebih lanjut ke uji titik terjauh yang bisa dijangkau kamera telephoto kedua smartphone. Teleskop kedua lensa smartphone ternyata stabil di tangan saya hingga lima kali pembesaran. Lebih dari itu, sangat saya sarankan untuk menggunakan bantuan tripod. Samsung bisa mencapai 10 kali pembesaran. Sementara Huawei P30 Pro bisa sampai 50 kali. Jangan berharap banyak pada hasil zoom 50 kali ini, karena gambarnya berkualitas rendah. Tangan saya hanya mampu membuat gambar berkualitas baik pada pembesaran 30 kali.

Di pengaturan manual atau mode pro, Huawei P30 Pro pun lebih canggih. Terbukti di sector shutter speed yang mampu mencapai bukaan selama 30 detik. Sementara Galaxy S10 Plus hanya memberi shutter speed hingga 10 detik saja.

Menu-menu lain juga lebih lengkap Huawei P30 Pro ketimbang Samsung Galaxy S10 Plus. Di Samsung, mode Night absen, yang berarti perangkat ini percaya pada kemampuan default dan aperture, tanpa harus mempermudah pengguna dengan bantuan fitur khusus.

Di lain sisi, Huawei P30 Pro punya mode Night dengan hasil lebih baik dalam menangkap cahaya redup. Tambahannya, ada fitur light painting yang memudahkan pemotretan cahaya lampu menjadi bentuk artisitik.

Hanya saja, Optical Image Stabilizer milik Samsung patut saya acungi jempol. Tim Tek.id mencoba mengambil video dengan tangan kosong tanpa bantuan alat. Rekaman video pun dibuat dalam kondisi berlari. Berikut hasil perbandingannya.

Perfoma

Samsung S10 Plus yang ada di tangan saya ini merupakan versi yang menggunakan chipset Samsung Exynos 9820. Versi inilah yang beredar di Indonesia, bukan yang versi chipset Snapdragon 855. Kemudian mesinnya diperkuat RAM 8GB dan ROM 128GB.

Meski bukan vesi Snapdragon 855, namun versi Exynos 9820 ini lumayan powerful. Hasil tes menggunakan Gamebench dalam game PUBG 1,5 jam, Galaxy S10 Plus mampu mencapai frame rate sampai 35 fps. CPU yang digunakan hanya 14%. Penggunaan hanya RAM 689MB. Enteng sekali untuk main PUBG mobile, padahal sudah saya atur grafisnya ke pengaturan tertinggi.

Huawei P30 Pro yang saya pegang, menggunakan chipset buatan Huawei ,Kirin 980. Ini masih ditopang oleh RAM 8GB dan 256GB. Saat mengujinya menggunakan Gamebench, dengan memainkan PUBG Mobile, rata-rata frame rate yang dicapainya hingga 30 fps.

Uji benchmark sintetis lainnya pada Samsung Galaxy S10 Plus dan Huawei P30 Pro seperti ini.

perbandingan benchmark sintetis Samsung Galaxy S10 Plus vs Huwei P30 Pro

Soal baterai, Samsung Galaxy S10 Plus saat saya pakai sehari-hari bertahan dengan lama. Perbandingan skor benchmark-nya kira-kira seperti ini. Samsung 10 jam 51 menit. P30 Pro aku 6 jam 43 menit. Padahal kapasitas baterainya besar, yakni 4200 mAh.

Saat mengadu kecepatan pengisian baterai, Samsung mampu mengisi ulang baterainya dari 0 sampai 100%, selama hampir dua jam. Sementara Huawei P30 Pro, dari 0 sampai 100% cuma butuh sekitar satu setengah jam.

Kesimpulan

Huawei memang menang telak di sisi kamera. Sedangkan Samsung memberikan performa mesin yang lebih unggul. Kelebihan lain yang diberikan Samsung adalah layanan pelanggan yang luas di seluruh Indonesia. Sementara Huawei yang belum serius menggarap pasar ponsel premium di tanah air, belum memberikan layanan pelanggan seperti Samsung.

Bahkan bagi pelanggan produk flagship Samsung seperti Galaxy S10 Plus ini, akan mendapatkan aplikasi-aplikasi dan fitur ekslusif di Galaxy Store yang semakin memanjakan mereka selaku super user.

 
P30 Pro VS S10 Plus
rating
Bagus ...
  • Huawei unggul di kamera
  • Samsung unggul di performa dan baterai
  • Samsung punya kelebihan pada costumer sevices dan program loyalty
Kurang ...
  • Desain keduanya identik
  • Apps edge dan pinch hole di Samsung perlu pengembangan
  • Baterai Huawei P30 Pro boros
Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: