sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id qnap
Selasa, 21 Des 2021 10:18 WIB

Pengiriman ponsel Indonesia turun, OPPO pimpin pasar Q3 2021

IDC Quarterly Mobile Phone Tracker menunjukkan laporan terkait pengiriman smartphone di Indonesia pada kuartal ketiga 2021.

Pengiriman ponsel Indonesia turun, OPPO pimpin pasar Q3 2021
Source: Freepik

IDC Quarterly Mobile Phone Tracker baru saja melaporkan perkembangan pengiriman smartphone di Indonesia selama kuartal ketiga 2021. Menurut laporan, pengapalan smartphone di Indonesia turun 12,4% YoY atau sekitar 9,2 juta unit pada Q3 2021. Hal ini disebabkan oleh pandemi Covid-19 yang telah memberikan dampak dari sisi pasokan.

Menurut rilis yang dikeluarkan IDC, Jawa-Bali merupakan wilayah yang paling berimbas, karena banyak retail mengalami penutupan. Sementara itu, pasokan terus mengalami penurunan meskipun pembatasan mulai mereda sejak September. OEM yang kini lebih fokus pada smartphone 5G juga membuat harga komponen smartphone 4G meningkat.

“Vendor menjadi strategis dalam menghadapi situasi pasokan yang sulit ini, dengan beberapa vendor memilih untuk mengganti atau tidak merilis model yang memiliki lebih banyak kendala pasokan,” kata Vanessa Aurelia, Associate Market Analyst dari IDC Indonesia.

Vanessa menambahkan, beberapa vendor kini menjadi cara lain sebagai strategi distribusi agar dapat menjaga harga tetap terkendali.

Selama Q321, pangsa 5G meningkat dari 6% di kuartal sebelumnya menjadi 7%. Sejalan dengan itu, harga jual rata-rata (ASP) smartphone 5G turun 27% QoQ menjadi USD418 atau sekitar Rp6 jutaan. Hal ini karena OEM berusaha keras untuk menghadirkan smartphone 5G terjangkau ke pasar.

5 OEM teratas selama Q3 2021

IDC juga mengeluarkan daftar posisi 5 perusahaan smartphone selama kuartal ketiga 2021. Posisi pertama ditempati oleh OPPO yang berhasil naik kembali dengan menjaga persediaan yang stabil, meskipun kekurangan pasokan. Perusahaan memimpin dengan produk di segmen low-end, yang menyumbang sebagian besar pengirimannya.

Kemudian posisi kedua diisi oleh vivo yang mampu meningkatkan penjualan offline dan mempertahankan persediaan. vivo memasuki segmen ultra low-end karena harga Y1s yang turun hingga di bawah USD100. Perusahaan juga menempati posisi kedua di segmen low-end dengan seri Y-nya.

Xiaomi dalam kuartal ini turun ke posisi ketiga setelah dua kuartal berturut-turut mengalami pertumbuhan yang kuat. Meski demikian, perusahaan dapat berdiri kokoh sebagai pemimpin di segmen kelas menengah dengan jangkauan harga USD200 atau di bawah USD400.

Di samping itu, Samsung masih mempertahankan posisinya meskipun mengalami penurunan pengiriman karena penutupan ritel yang menyebabkan perlambatan penjualan offline. Namun berkat seri lipatnya di Q321 yang diterima baik oleh pasar, perusahaan dapat mempertahankan tempatnya di posisi keempat.

Di posisi kelima, terdapat realme yang mempertahankan jumlah pengiriman meskipun ada kekhawatiran kekurangan pasokan. Perusahaan dapat menjaga posisi dengan beberapa model seri C yang menggunakan prosesor baru, yang memiliki pasokan relatif stabil.

Share
×
tekid
back to top