sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id acer
Senin, 27 Sep 2021 10:33 WIB

Samsung berencana rancang AI seperti otak sungguhan

Pendekatan ini akan bergantung pada susunan nanoelektroda yang memasuki sejumlah besar neuron untuk merekam tempat neuron terhubung dan kekuatan koneksi tersebut.

Samsung berencana rancang AI seperti otak sungguhan
Source: Pixabay

Samsung berpendapat telah memiliki cara yang lebih baik untuk mengembangkan chip mirip otak, yaitu dengan meminjam struktur otak yang ada. Perusahaan ini mengusulkan metode yang akan memungkinkan “menyalin dan menempel (copy and paste)” peta jaringan neuron otak ke chip neuromorfik 3D.

Pendekatan ini akan bergantung pada susunan nanoelektroda yang memasuki sejumlah besar neuron untuk merekam tempat neuron terhubung dan kekuatan koneksi tersebut. Peneliti dapat menyalin data tersebut dan “menempelkannya” ke jaringan 3D memori solid-state, baik itu penyimpanan flash yang siap pakai atau memori mutakhir seperti RAM resistif.

Dilansir dari Engadget (27/9), setiap unit memori akan memiliki konduktansi yang mencerminkan kekuatan setiap koneksi neuron di peta. Hasilnya akan menjadi pengembalian yang efektif untuk “merekayasa otak” seperti yang diinginkan para ilmuwan.

Langkah ini dapat berfungsi sebagai ‘jalan pintas’ untuk sistem kecerdasan buatan (AI) yang berperilaku seperti otak sesungguhnya, termasuk fleksibilitas untuk mempelajari konsep baru dan beradaptasi dengan kondisi yang berubah. Pengguna bahkan akan melihat mesin yang sepenuhnya otonom dengan tingkat kecerdasan yang akurat.

Meski demikian, ada masalah mencolok dengan kompleksitas. Karena otak manusia memiliki sekitar 100 miliar neuron dengan seribu kali lebih banyak tautan sinaptik, sebuah chip neuromorfik yang ideal akan membutuhkan sekitar 100 triliun unit memori.

Hal tersebut jelas merupakan tantangan yang sulit bagi perusahaan mana pun, dan itu tidak termasuk kode yang diperlukan untuk membuat otak virtual ini bekerja. Samsung mungkin telah membuka pintu untuk AI seperti manusia, tetapi butuh waktu lama sebelum ada yang mencapai tujuan itu.

Share
×
tekid
back to top