India putus kontak dengan wahana antariksa Chandrayaan-2

Badan antariksa India kehilangan kontak dengan pendarat bulan dalam misi Chandrayaan-2 pada Jumat waktu setempat.

India putus kontak dengan wahana antariksa Chandrayaan-2

Badan antariksa India kehilangan kontak dengan pendarat bulan dalam misi Chandrayaan-2 pada Jumat waktu setempat. Robot pendarat bulan yang dinamakan Vikram berupaya turun ke kutub selatan bulan tepat setelah 1 p.m. Tak lama setelah itu Indian Space Research Organization (ISRO) kehilangan kontak dengannya.

Agensi itu kemudian mengakhiri streaming kontrol misi tak lama setelah kehilangan kontak dengan pesawat ruang angkasa. Belum diketahui apakah pendarat itu berhasil sampai ke permukaan bulan. Ada kemungkinan terjadi kerusakaan saat pendaratan, atau mungkin hanya mengalami kegagalan komunikasi. Dilansir Digital Trends (7/9), sinyal dari pendarat itu terputus saat memasuki fase pemberhentian terakhir dan mencapai ketinggian 2,1 kilometer, atau 1,3 mil, di atas permukaan bulan.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Modul pendarat bulan misi Chandrayaan-2 ditemukan

Ilmuwan Harvard temukan cara cetak organ secara 3D

Transfer data dari luar angkasa kini capai 600 Mbps


"Vikram mendarat seperti yang direncanakan dan kinerjanya normal hingga ketinggian 2,1 km," kata ISRO melalui Twitter-nya. "Selanjutnya, komunikasi dari Lander ke stasiun Bumi terputus. Datanya sadang kami analisis."

Insiden itu terjadi dalam periode yang digambarkan direktur program luar angkasa India K. Sivan sebagai "teror 15 menit". Dalam periode yang dikendalikan oleh komputer itu, pendarat hanya memiliki satu kesempatan untuk mendapatkan proses yang benar. Sayangnya, dalam kasus ini periode itu tak berhasil dicapai dengan baik.

Upaya ini merupakan salah satu upaya India yang berkeinginan menjadi negara keempat yang mendarat di permukaan bulan setelah Rusia, Tiongkok dan Amerika Serikat (AS). Vikram membawa rover yang ditujukan untuk menjelajahi kutub selatan bulan dan mencari tanda-tanda air.

Jika pendarat ini jatuh, maka Vikram menjadi yang kedua yang menabrak permukaan bulan di tahun ini. Pada April lalu, pesawat ruang angkasa Beresheet Israel jatuh hanya beberapa menit sebelum dijadwalkan mendarat di permukaan bulan.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: