sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id advo
Sabtu, 14 Nov 2020 11:12 WIB

Drone dengan 12 motor listrik mampu terbang hingga 3,5 jam

Ada sebuah drone tipe VTOL terbaru yang memiliki waktu terbang lebih lama berkat sistem tenaga sel bahan bakar.

Drone dengan 12 motor listrik mampu terbang hingga 3,5 jam
Source: TU Delft via New Atlas

Drone dengan jenis VTOL (vertical take-off and landing/lepas landas dan pendaratan vertikal) cukup praktis karena menggabungkan penerbangan vertikal seperti helikopter dengan penerbangan laju yang cepat dan efisien seperti pesawat bersayap konvensional. Ada sebuah drone VTOL terbaru yang memiliki waktu terbang lebih lama berkat sistem tenaga sel bahan bakar.

Dilansir dari New Atlas (14/11), drone model baru ini dikembangkan oleh tim di University of Technology Delft, Belanda dan rekan-rekan dari Royal Netherlands Navy dan Netherland Coastguard. Perangkat tersebut memiliki lebar sayap tiga meter, bobot 13 kg, dan memiliki 12 unit motor listrik yang didistribusikan pada dua sayapnya. Bahkan jika beberapa motor rusak, kabarnya masih bisa terbang dan mendarat dengan aman.

Drone itu juga merupakan VTOL tipe “tail-sitter”. Ini berarti bahwa saat lepas landas dan mendarat, badannya miring ke atas, sehingga memungkinkan baling-baling bekerja lebih seperti baling-baling helikopter. Untuk penerbangan ke depan, daya dorong secara elektronik didistribusikan di antara 12 motor, menyebabkan pesawat mendatar ke arah horizontal.

Pesawat tanpa awak tersebut dilengkapi sel bahan bakar 800 watt yang memiliki tekanan 300 bar, silinder serta hidrogen komposit karbon 6,8 liter. Dalam penerbangan maju, motor listriknya hanya ditenagai oleh sel bahan bakar, yang juga mengisi daya baterai terintegrasi. Untuk lepas landas dan pendaratan – yang membutuhkan lebih banyak tenaga daripada saat menjelajah – baik sel bahan bakar dan baterai bekerja menggerakkan motor.

Dalam uji coba baru-baru ini yang dilakukan di lepas pantai Belanda, drone lepas landas dari dek kapal penjaga pantai, kemudian terbang di atas lautan terbuka selama 3,5 jam sebelum mendarat kembali di kapal. Diharapkan drone ini pada akhirnya dapat digunakan dalam aplikasi seperti pengintaian dan inspeksi.

Share
×
tekid
back to top