Bagaimana mobil otonom membantu polisi di masa depan?

Bayangkan mobil Anda dicuri dan kemudian saat memanggil polisi, petugas akan mampu mengambil alih mobil Anda.

Bagaimana mobil otonom membantu polisi di masa depan? source : teslarati

Ketika Anda berjalan ke lahan parkir, Anda mendapati Tesla ataupun mobil otonom Anda hilang. Saat Anda memanggil polisi, petugas keamanan pun meminta izin untuk mengambil alih stir mobil otonom Anda.

Kemudi mobil otonom pun diarahkan petugas ke kantor polisi terdekat. Jika pencurinya ada di dalam mobil tersebut, ia akan terkunci di dalamnya.


BACA JUGA

Stasiun pengisian FastCharge ungguli Supercharger milik Tesla

Mobil listrik Audi bisa jalan 400 km dalam satu kali isi ulang

Ford bakal hadirkan layanan taxi dan pesan antar otonom


Skenario masa depan ini bakal hadir dalam waktu dekat. Hal ini terlontar dari Chief Innovation Officer Kepolisian Belanda, Hans Schonfeld. Saat ini, timnya tengah selesai melakukan beberapa eksperimen untuk menguji kemungkinan ini.

"Kami ingin tahu apakah kami bisa menghentikan mobil tersebut dan mengarahkannya ke lokasi tertentu," ujar Hans.

Tim tersebut telah menguji beberapa merk mobil, Tesla, Audi, Mercedes, dan Toyota. Dengan mencobanya di beberapa merk mobil, kemungkinan melakukan skenario ini semakin tinggi.

Sementara itu pabrikan mobil lain juga telah memiliki fitur serupa. General Motors memasangkan remote ignition block di 17 ribu unit mobilnya di 2009 silam. Fitur tersebut mampu mematikan mesin mobil saat dicuri.

Kendati begitu, kita masih butuh banyak waktu untuk tiba di masa itu. Pasalnya, aturan mobil otonom di jalan raya masih belum dibuat.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: