Alihkan ke insfratrusktur, China kurangi subsidi mobil listrik

Kebijakan Kementrian Keuangan China mencantumkan sejumlah misi untuk pengembangan berkualitas tinggi guna menggenjot kendaraan energi baru, di luar pengurangan subsidi.

Alihkan ke insfratrusktur, China kurangi subsidi mobil listrik Source: Pexels

China telah mengumumkan rencananya mengurangi subsidi untuk mobil listrik yang dijual di negaranya. Dilansir dari Electrek (26/3), Kementrian Keuangan China mengumumkan perubahan dalam sebuah pernyataan di situs webnya “subsidi untuk mobil listrik dengan jarak jelajah 400 kilometer ke atas akan dipotong setengahnya menjadi CNY25.000 (Rp52 juta) dari CNY50.000 (Rp105 juta) per kendaraan.”

China berharap langkah ini akan mendorong inovasi peningkatan teknologi untuk menjual mobil listrik. Kebijakan Kementrian Keuangan tersebut juga mencantumkan sejumlah tujuan dalam pengembangan kendaraan energi baru berkualitas tinggi, di luar pengurangan subsidi.


BACA JUGA

Mobil listrik ini punya 4 motor induksi, harganya Rp17,8 miliar

UPS siap antar barang gunakan truk otonom

Jokowi keluarkan Perpres soal kendaraan listrik


Akan ada masa transisi mulai hari ini dan berjalan selama tiga bulan ke depan mengenai subsidi pemerintah daerah. Setelah periode itu, subsidi tersebut harus dihapus dari pembelian mobil listrik. Subsidi dialihkan untuk membangun infrastruktur pendukung.

Penjualan kendaraan listrik di China melonjak pada awal tahun ini. Sebagian besar kenaikan itu karena ekspetasi bahwa China akan segera mengumumkan rencana subsidi baru. Sekitar setahun yang lalu, China memperbarui kebijakan insentif kendaraan listriknya agar mendukung jarak tempuh jauh.

Pemotongan subsidi ini hadir saat Tesla memulai mengkonstruksi pabrik Gigafactory 3 miliknya. Tesla berharap untuk menyelesaikan bangunan itu pada musim panas, guna memproduksi 3.000 kendaraan Model 3 di sana pada akhir tahun 2019.

Kementrian Keuangan China juga mengumumkan standar subsidi bus listrik baru dan persyaratan teknis lainnya. Bus listrik telah sukses besar di China. Sekitar 99 persen bus listrik dunia diyakini ada di China.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: