sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id wd
Senin, 25 Jan 2021 09:59 WIB

SpaceX berhasil luncurkan 143 satelit dari sebuah roket Falcon 9

SpaceX baru saja meluncurkan 143 satelit yang di antaranya merupakan bagian dari misi penerbangan satelit dengan harga terjangkau.

SpaceX berhasil luncurkan 143 satelit dari sebuah roket Falcon 9
Source: SpaceX

Setelah ditunda satu hari karena cuaca yang tidak mendukung, perusahaan roket milik Elon Musk, SpaceX akhirnya berhasil meluncurkan 143 satelit ke luar angkasa baru-baru ini. Misi penerbangan ini mereka klaim sebagai rekor baru untuk pesawat luar angkasa terbanyak yang diluncurkan dalam satu misi. Misi yang disebut Transporter-1 membawa 143 roket yang 133 di antaranya adalah pesawat ruang angkasa komersial dan pemerintah serta 10 satelit Starlink.

“Di dalam peluncuran ini, terdapat 133 pesawat ruang angkasa komersial dan pemerintah (termasuk CubeSat, mikrosat, dan kendaraan transfer orbital) dan 10 satelit Starlink – pesawat ruang angkasa paling banyak yang diluncurkan dalam satu misi,” kata SpaceX dalam situsnya.

Ini merupakan misi khusus SpaceX pertama dalam program SmallSat Rideshare. Program tersebut menawarkan akses pengiriman ke ruang angkasa bagi operator satelit kecil dengan biaya perjalanan yang relatif terjangkau, dimulai dari USD1 juta. Dengan kata lain, program ini merupakan saingan dari perusahaan seperti Rocket Lab dan Virgin Orbit.

Misi penerbangan ini menggunakan Falcon 9 yang terbang ke selatan di sepanjang pantai timur Florida untuk menyebarkan satelit Starlink di orbit kutup, di mana satelit melewati kutub utara dan selatan bumi untuk pertama kalinya dalam program. Saat muatan naik menuju orbit, tahap pertama adalah memisahkan dan membalik untuk turun kembali ke Bumi menggunakan mesinnya untuk memperlambat penurunannya sebelum melakukan pendaratan di kapal tak berawak di Samudra Atlantik yang bernama Of Course I Still Love You.

Dikutip dari ABC News (25/1), peluncuran sebelumnya dalam misi yang sama menerbangkan 104 satelit yang diluncurkan oleh PSLV-C37 selama program PSLV India pada 2017. Dan roket Dnepr-Rusia yang mengerahkan 37 pesawat pada 2014 silam.

CEO SpaceX Elon Musk dalam cuitannya sebelum misi dilakukan mengatakan, “Meluncurkan banyak satelit kecil untuk berbagai pelanggan besok. Bersemangat menawarkan akses biaya rendah ke orbit untuk perusahaan kecil!”

Ini merupakan investasi USD10 miliar perusahaan yang diperkirakan dapat menghasilkan USD30 miliar per tahun untuk membantu mendanai program roket antar planet Musk, yang disebut Starship.

Share
×
tekid
back to top