Skenario Youtube membunuh Internet Explorer 6

Mantan teknisi Google mengungkap skenario Youtube dalam membunuh Internet Explorer 6 sepuluh tahun yang lalu.

Hampir 10 tahun lalu, Youtube mulai menampilkan iklan baner k pengguna Internet Explorer 6. Mereka memperingatkan bahwa dukungan mereka kepada browser Microsoft tersebut akan mereka hapus secara bertahap dalam waktu dekat.

Pesan itu tampil dalam setiap halaman Youtube yang ditonton pengguna Internet Explorer 6. Saat itu trafik Youtube dari Internet Explorer 6 menyumbang 18 persen. Ternyata teknisi Youtube saat itu frustasi saat mendukung browser tua macam Internet Explorer. Satu grup teknisi pun merencanakan untuk membunuh Internet Explorer 6.


BACA JUGA

YouTube dan UMG bakal restorasi 1000 video musik

Komentar di Youtube kini tersembunyi di tab khusus

Berkat AR, pengguna bisa coba lipstik virtual di Youtube


Chris Zacharias, mantan teknisi Google dan Youtube bercerita kepada The Verge (6/5), "Kami mulai berfantasi secara kolektif, tentang bagaimana cara kami membalas Internet Explorer 6," kenangnya.

Ia melanjutkan kembali, "Rencananya sangat sederhana. Kami akan menaruh baner kecil di atas pemutar video Youtube yang hanya tampil pada pengguna Internet Explorer 6," ujarnya.

Untungnya saat itu, meski sudah diakuisi Google, Youtube belum sepenuhnya masuk infratruktur Google dan aturan Google yang berlaku. Dengan begitu tindakan ini tidak menimbulkan risiko bagi mereka.

Mereka, para pelaku pembunuh Internet Explorer 6 ini membuat sebuah aturan spesial yang mereka sebut "Oldtuber". Dengan begitu mereka memotong kode etik kebijakan Google. Zacharias dan rekan-rekannya, berhasil meletakkan baner "ancaman" itu di tempat yang strategis.

Baner tersebut pertama kali tampil pada Juli 2009. Tidak lama setelahnya, Google setuju untuk menghentikan dukungan Youtube pada Internet Explorer 6.

"Orang pertama yang datang ke meja kami adalah pimpinan tim Humas," terang Zacharias.

Ternyata media-media teknologi bertanya padanya, alasan kenapa Youtube mau menghentikan dukungan terhadap Internet Explorer 6. Saat itu browser tersebut masih cukup sering digunakan orang.

Para pelaku "pembunuhan" tersebut pun memberi tahu tim humas tentang semua yang telah mereka lakukan. Mereka juga membantu tim humas untuk memberikan alasan yang tepat kepada media.

Selain humas, dua pengacara Google juga ingin tahu kenapa Youtube memasang baner tersebut. Mereka malah ingin baner tersebut dicopot secepatnya. Mereka takut, Chrome diindikasi menjadi browser alternatif utama, kemudian regulator Eropa menuding mereka bertindak tidak kompetitif terhadap kompetitor.

Kendati begitu, para teknisi Youtube malah memprogram baner tersebut agar terpampang secara acak di browser lain, Firefox, Internet Explorer 8, dan bahkan Opera.

Baner tersebut pun memberikan inspirasi kepada tim Google lainnya. Tim Google Docs, menambahkan pesan serupa kepada pengguna Internet Explorer 6. Mereka juga akan menghentikan dukungan Google Docs kepada pengguna Internet Explorer 6.

Hasilnya, trafik Youtube dari Internet Explorer 6 turun drastis. Para teknisi pembangkang itu pun sukses membunuh Internet Explorer 6 dan misi rahasinya membuat browser itu terjerembab di angka kurang dari satu persen sejak April 2012.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: