Posisi Asus dan MSI terancam di pasar notebook gaming

Persaingan di pasar laptop gaming membuat Asus dan MSI menjadi kehilangan dominasinya secara perlahan

Posisi Asus dan MSI terancam di pasar notebook gaming

Pasar laptop gaming global berubah secara signifikan pada paruh kedua tahun 2018. Asustek Computer atau lebih dikenal Asus dan Micro-Star International (MSI) secara bertahap tak lagi mendominasi lebih dari setengah pasokan global. Padahal Asus dan MSI merupakan dua vendor laptop yang telah lama mendominasi pasar laptop gaming.

Menurut sumber industri, vendor laptop telah berlomba untuk mengadopsi strategi penetapan harga, memanfaatkan pasar denfan sentimen beli yang kuat serta margin pertumbuhan yang tinggi. Ini tentu menjadi ancaman bagi dua vendor ternama itu.


BACA JUGA

Lenovo boyong versi murah dari laptop Legion Y530

Review Asus ZenBook S UX391, si mungil yang tahan banting

Bisnis Alienware kini capai Rp45 miliar


Sumber juga mengatakan merek laptop kelas pertama seperti HP, Dell, Acer dan Lenovo secara agresif telah merambah ke pasar perangkat gim. Tak hanya itu, beberapa vendor ini juga meluncurkan kampanye promosi murah di berbagai pasar regional, selain merilis model-model baru dan memperkuat pemasaran.

Vendor laptop itu pun termasuk Asus dam MSI, menghabiskan banyak sponsor untuk tim gim atau menggelar acara gim guna mempromosikan perangkat gim mereka. Upaya ini pun tak sia-sia. Lenovo misalnya meraih pangsa pasar lebih dari 30 persen di China. laptop gaming Alienware Dell juga memiliki kinerja yang baik dalam hal pengiriman dan laba di semua segmen produk.

Vendor tingkat kedua seperti Razer, Gigabyte, Hasee, Shinelone, dan Tongfang juga telah menyuntikkan sumber daya yang baik ke dalam pengembangan dan produksi laptop gaming, dimana jajaran perangkat mereka bersaing baik dengan vendor tingkat pertama.

Disisi lain Xiaomi juga merambah pasar laptop gaming secara cepat berkat bantuan Intel dan Nvidia, namun fokus pada perangkat entry level. Hal ini menunjukkan persaingan yang semakin ketat di ranah pasar laptop gaming.

Industri PC sendiri telah stagnan selama bertahun-tahun. Namun segmen laptop gaming masih terus berkembang dimana dominasi Asus dan MSI tak lagi menjadi hal baru. Dengan begitu, Asus dan MSI harus menghadapi pesaing baik dari vendor tingkat pertama, kedua, maupun pendatang baru di masa mendatang guna mempertahankan posisi teratas mereka. Demikian dilansir Digitimes.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: