Petinggi Huawei ditangkap otoritas Polandia atas dugaan spionase

Dalam sebuah pernyataan, Huawei menyebut tindakan spionase ini tidak terkait dengan perusahaan dan memecat yang bersangkutan.

Petinggi Huawei ditangkap otoritas Polandia atas dugaan spionase Logo Huawei (CNET)

Badan Intelijen Polandia pada Sabtu (12/1) lalu melaporkan adanya penangkapan terhadap seorang warga China. Alasan penangkapan warga China tersebut karena dugaan spionase (memata-matai) di negara tersebut.

Ternyata, pria yang dimaksud adalah Wang Weijing, Direktur Penjualan Huawei. Kabar ini tentunya sangat mengejutkan, karena sebelumnya Meng Wanzhou telah ditangkap otoritas Kanada atas dugaan yang sama akhir 2018 lalu.


BACA JUGA

Huawei janji akan balikkan uang pengguna jika Google tidak berjalan di perangkat Huawei

Selain Mate X, Huawei siapkan smartphone lipat layar penuh

Laptop Huawei nampang lagi di toko Microsoft


Mendapat laporan tersebut, pihak Huawei pun langsung angkat bicara. Mereka dengan tegas mengatakan bahwa tindakan spionase yang dilakukan Weijing tidak ada sangkut pautnya dengan perusahaan teknologi asal China tersebut.

"Sesuai dengan syarat dan ketentuan kontrak kerja Huawei, kami telah membuat keputusan ini karena insiden yang dipermasalahkan telah membuat Huawei menjadi jelek," kata perwakilan Huawei.

"Huawei mematuhi semua hukum dan peraturan yang berlaku di negara tempat beroperasi, dan kami mewajibkan setiap karyawan untuk mematuhi hukum dan peraturan di negara tempat mereka tinggal."

Penangkapan Weijing diawali pada saat dia tertangkap basah menemui seorang mantan agen intelijen senior Polandia di Warsawa. Keduanya kemudian diciduk dan ditanyai mengenai adanya dugaan tindakan spionase.

Penangkapan eksekutif Huawei untuk yang kedua kalinya ini tentunya bisa menjadi pukulan telak di tengah gejolak yang sedang dihadapi oleh mereka. Pasalnya saat ini mereka sedang mengalami perang dagang dengan Amerika dan tertepa isu masalah keamanan.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: