Pemain Stadia masih bisa main game, meski penerbitnya cabut

Stadia akan terus menyediakan gim bagi mereka yang telah membeli lisensi, meski penerbit game tersebut sudah tidak memberikan dukungannya pada Stadia.

Pemain Stadia masih bisa main game, meski penerbitnya cabut

Google memperbarui halaman Frequently Ask Question (FAQ) pada layanan Stadia. Informasi menarik yang diungkap Google adalah bahwa Stadia akan terus menyediakan gim bagi mereka yang telah membeli lisensi Stadia, meski penerbit gim telah menarik dukungannya di Stadia.

"Setelah Anda membeli gim, Anda memiliki hak untuk memainkannya. Di masa depan, ada kemungkinan beberapa gim mungkin tak lagi tersedia untuk pembelian baru, tetapi pemain yang sudah ada masih bisa memainkan permainannya," demikian keterangan Google di halaman FAQ Stadia.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Baru coba main COD Mobile? Coba tips berikut ini!

Niantic hadirkan Pokemon Go Halloween event

Bocoran terbaru tampilkan peta baru di Fortnite


"Di luar kondisi yang tak terduga, Stadia bertujuan menjaga judul yang telah dibeli (pengguna) sebelumnya, (tetap) tersedia untuk dimainkan."

Belum jelas memang bagaimana mekanisme yang memungkinkan Google menyediakan gim meski penerbit tak lagi memberikan dukungannya lagi. Konsep ini serupa dengan ketika Anda membeli gim dalam bentuk CD, yang tetap bisa dimainkan kapan pun Anda inginkan.

Masih di halaman FAQ, Google juga menjelaskan Stadia memungkinkan permainan multi-player dengan jumlah gamer-nya tergantung pada gim yang dimainkan. Stadia pun mendukung hingga empat kendali Stadia, selama memainkan gim multi-player.

Kontroler Stadia dikatakan Google bisa dihubungkan ke komputer, smartphone, hingga tablet, melalui USB-C. Namun pengguna tak bisa memanfaatkan bluetooth untuk menghubungkan kontroler dengan smartphone.

"Stadia Controller menggunakan BLE untuk pengaturan dan kemudian terhubung melalui Wi-Fi untuk mengontrol gameplay. Anda juga bisa menghubungkan Stadia Controller ke ponsel, tablet, atau komputer Anda melalui kabel USB yang dihubungkan ke port USB-C Controller Stadia," kata Google.

Dilansir 9to5Google (9/7), Google mengklarifikasi bahwa tablet yang menjalankan Chrome OS akan mendukung Stadia saat diluncurkan November mendatang. Untuk smartphone sendiri, jajaran Pixel 3 dan Pixel 3a dipastikan mendukung layanan gim Stadia.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: