Operator telekomunikasi Indonesia mulai lirik layanan digital

Akibat dari pertumbuhan pengguna smartphone sangat tinggi di Indonesia, para operator telko di Indonesia kini menawarkan layanan digital.

Operator telekomunikasi Indonesia mulai lirik layanan digital Selular Congress 2019

Indonesia saat ini tercatat menjadi salah satu negara dengan adopsi smartphone tertinggi di Asia Tenggara. Hal ini terbukti dengan membludaknya penggunaan data yang datang dari perangkat mobile.

Saat ini gim, video, dan transaksi mobile merupakan tiga hal yang paling banyak menggunakan data. Hal ini membuat para operator telekomunikasi selular di Indonesia, harus mencari cara untuk meningkatkan pendapatan mereka di pusaran disruptif tersebut.


BACA JUGA

Indonesia darurat perlindungan privasi data

Kota ini larang toko gunakan pembayaran cashless

Ditlantas Polri siap uji coba tilang online


Telkomsel sebagai salah satu operator telekomunikasi di Indonesia contohnya, memiliki dua layanan digital yang mereka tawarkan untuk para pengguna layanan mereka. Saat ini mereka unggulkan adalah layanan Max Stream dan Dunia Games.

“Ada 3 fakta yang kami lihat. Smartphone saat ini lebih banyak digunakan dari TV,” kata Head of Digital Lifestyle Telkomsel, Crispin P Tristram.

Di sisi lain, XL Axiata memiliki cara lain untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah melalui layanan digital. Mereka pun membentuk Analytics Data Advertising (ADA), yang merupakan perusahaan gabungan bersama Sumitomo.

“Tren advertisement masih besar di indonesia. Kebanyakan masih tradisional, masih ada di baliho atau TV. Kami pun menambahkan bisnis baru yakni advertisement melalui ADA,” kata Managing Director, ADA Indonesia (Axiata), Kirill Mankovski.

“Ada 4 hal yang kami cover di ADA, seperti Business Insight, Digital Marketing, Content, dan Acquisition.”

Di sisi lain, Indosat Ooredoo melakukan pendekatan lain, yang bisa dibilang lebih personal. VP Head of Digital Factory Indosat Ooredoo, Pridesta Yudha membuat sebuah layanan bagi pelanggannya, di mana mereka dapat memeriksa paket data dan membeli data tanpa harus menginstall aplikasi apapun.

“Kami meluncurkan teknologi Super Gampang. Pengguna dapat membeli paket dan cek kuota langsung di perangkat android mereka. Gak perlu instal aplikasi apapun, pengguna dapat cek kuota dan membeli paket langsung,” kata Pridesta.

“Kami bekerja sama dengan Google untuk menghadirkan teknologi ini di perangkat mereka.”

Di sisi lain, ada pihak lain yang juga saat ini sudah mulai shifting dari platform desktop ke mobile yakni, Garena. Saat ini, mereka sudah mulai banyak mengeluarkan gim untuk platform mobile.

“Saat ini sudah ada 82 juta lebih pengguna smartphone di Indonesia. Sementara itu ada 52 juta lebih gamer aktif, dengan keuntungan sebesar USD624 juta di sepanjang 2019. Inilah alasan kami mulai menawarkan banyak gim untuk platform mobile,” kata Country Head Garena Indonesia, Hans Kurniadi Saleh.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: