sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id acer
Senin, 14 Jun 2021 08:59 WIB

HarmonyOS akan berikan pengalaman baru pada industri otomotif

Upaya Huawei dalam mengembangkan perangkat lunak untuk otomotif patut diapresiasi. Perusahaan ini memiliki potensi untuk menggaet klien baru.

HarmonyOS akan berikan pengalaman baru pada industri otomotif

Saat ini industri otomotif sedang melalui fase perubahan. Perangkat lunak memainkan peran kunci dalam periode transisi industri tersebut. Oleh karena itu, banyak perusahaan mencoba untuk masuk ke kancah bisnis ini sebelum terlambat. Huawei adalah salah satu perusahaan dengan HarmonyOS buatan sendirinya.

Huawei menginformasikan HarmonyOS sebagai sistem operasi terdistribusi yang mampu berjalan pada perangkat dari berbagai kategori. Meskipun perusahaan mengklaim ini didasarkan pada mikrokernel, tetapi tidak untuk status sistem operasi saat ini.

Dilansir dari Gizmochina (14/6), saat ini Huawei memberi label beberapa sistem operasi sebagai HarmonyOS. Namun, memang ada mikrokernel yang dikembangkan sendiri.

Menurut laporan CITIC Securities, mikrokernel tersebut, bersama dengan kernel Linux, dan LiteOS membentuk HarmonyOS yang digunakan di mobil. Sistem operasi ini juga memiliki sertifikasi keamanan tingkat tinggi ASIL-D. Di sisi lain, sistem operasi buatan Huawei dikatakan menghadirkan arti baru untuk industri perangkat lunak otomotif dengan menerapkan ekosistem ponsel.

Upaya Huawei dalam mengembangkan perangkat lunak untuk otomatif patut diapresiasi. Perusahaan ini memiliki potensi untuk menggaet klien baru. HarmonyOS sudah digunakan di mobil seperti ArcFox Alpha S, Seres SF5, dan GAC Trumpchi.

Selain itu, Huawei juga pernah mengungkapkan rencananya untuk mengembangkan teknologi mobil otonom pada tahun 2025. Bisa dikatakan bahwa Huawei berambisi terhadap pengembangan HarmonyOS. Belum dapat diprediksi apa yang akan terjadi di masa depan bagi perusahaan karena pangsa pasar ponsel pintar globalnya turun menjadi 4% pada kuartal pertama 2021.

Share
×
tekid
back to top