sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id samsung
Selasa, 06 Des 2022 10:32 WIB

Google uji enkripsi end-to-end di Google Message

Google mengumumkan bahwa pesan non SMS yang dikirim melalui Google Message yang dikirim akan dienkripsi end-to-end.

Google uji enkripsi end-to-end di Google Message

Aplikasi pengiriman pesan besutan Google, Message sebentar lagi akan memiliki enkripsi end-to-end untuk seluruh pesan yang dikirim dan diterima pada aplikasi tersebut. Fitur ini sedang diuji coba untuk pesan yang berbasis Rich Communication Services (RCS).

Fitur ini pun dikabarkan bahwa akan segera diluncurkan beberapa minggu mendatang, namun baru akan hadir untuk para penguji beta. Sebelumnya Google pertama kali mulai menguji enkripsi end-to-end untuk masing-masing obrolan RCS pada tahun 2020 lalu. 

Google telah mendorong produsen dan operator untuk mengadopsi RCS, versi SMS dengan fitur hyper charged seperti indikator pengetikan, pengiriman, dan tanda terima baca. Dengan cara ini, orang yang menggunakan Android dapat mengirim pesan multimedia yang kaya dengan foto dan video.

“RCS mengaktifkan enkripsi end-to-end, sedangkan SMS tidak. Ini berarti bahwa semua teks pribadi yang dikirim menggunakan Pesan oleh Google dienkripsi, sehingga bersifat pribadi dan aman serta hanya dapat dilihat oleh pengirim dan penerima,” kata manajer produk grup untuk aplikasi Message, Neena Budhiraja seperti dikutip dari Blog resmi Google.

“Dan sekarang, enkripsi end-to-end mulai diluncurkan untuk obrolan grup dan akan tersedia untuk beberapa pengguna dalam program beta terbuka selama beberapa minggu mendatang.”

Pembaruan ini juga menambahkan fitur untuk memberikan reaksi pesan dengan Emoji, sehingga nantinya pengguna Google Message bisa mengomentari berbagai pesan yang diterima dengan fitur emoji bawaan. 

Fitur ini cukup mirip dengan yang dimiliki Apple dan WhatsApp, bahkan memiliki cara kerja yang serupa. Dan bahkan, pada pengumuman tersebut, Google juga memberikan pernyataan yang menyenggol raksasa teknologi yang menjadi rivalnya, Apple.

“Hari ini, semua operator dan pabrikan seluler utama telah mengadopsi RCS sebagai standar – kecuali Apple. Apple menolak untuk mengadopsi RCS dan terus mengandalkan SMS ketika orang-orang dengan iPhone mengirim pesan kepada orang-orang dengan ponsel Android, yang berarti SMS mereka macet di tahun 1990-an,” tulis Neena.

Share
×
tekid
back to top