Bungie dan Activision akhiri kemitraan gim Destiny

Bungie memperoleh hak penerbitan untuk waralaba gim Destiny setelah akhiri kerja sama dengan Activision.

Bungie dan Activision akhiri kemitraan gim Destiny Source: Microsoft

Bungie dan Activision telah mengakhiri kemitraan Destiny, setelah bersama selama delapan tahun. Dilansir dari Polygon (10/1), Bungie telah mengumumkan bahwa mereka telah memperoleh hak penerbitan untuk waralaba Destiny dari Activision dan akan menerbitkan gim sendiri dalam waktu mendatang.

"Hari ini, kami mengumumkan bahwa Bungie mengambil hak penerbitan secara penuh dan bertanggung jawab untuk waralaba Destiny. Ke depannya, Bungie akan memiliki dan mengembangkan waralaba Destiny, serta Activision akan meningkatkan fokusnya pada IP yang dimiliki bersama proyek lainnya. Activision dan Bungie berkomitmen tetap bertransisi secara mulus untuk waralaba Destiny, serta akan terus bekerja sama selama transisi atas nama pemain Destiny di seluruh dunia," kata Bungie dan Activision dalam sebuah pernyataan.


BACA JUGA

Epic Store tambah dukungan penyimpanan awan

Niantic perbarui kebijakan gim Pokemon Go dan Harry Potter

Ini kata CEO Take-Two soal gim penyebab perilaku penembakan


Rencananya Bungie akan tetap mengeluarkan update konten Destiny 2 dalam waktu mendatang seperti peta, dan juga mengisyaratkan konten masa depan untuk gim terbarunya. Sedangkan kesepakatan ini seharusnya berjalan hingga tahun 2020 mendatang dan menampilkan empat gim Destiny dengan beragam ekspansi.

Gim Destiny pertama kali dirilis pada tahun 2014 silam dan menghadirkan empat ekspansi. Kemudian Destiny 2 dirilis pada 2017 lalu dengan tiga ekspansi.

Sebelumnya Bungie telah memisahkan diri dari Microsoft ketika mengembangkan waralaba Halo pada tahun 2007 silam. Meski berpisah, Microsoft tetap memiliki hak untuk gim di platform Xbox itu sepenuhnya. Tampaknya Bungie akan mengembangkan konten Destiny sendiri di masa mendatang. Mengingat studio ini telah menerima investasi USD100 juta dari NetEase pada tahun lalu, untuk membantu mengembangkan waralaba gim-gim Bungie di masa depan.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini:
Tags :
Game