sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id asus
Kamis, 28 Mei 2020 11:37 WIB

Apple akuisisi startup Inductiv untuk tingkatkan performa AI

Apple kembali mengakuisisi startup AI. Langkah ini dilakukan Apple untuk fokus meningkatkan performa Siri.

Apple akuisisi startup Inductiv untuk tingkatkan performa AI

Apple kembali melanjutkan rangkaian akuisisi startup AI. Kali ini perusahaan yang berbasis di Cupertino itu mengonfirmasi telah mengakuisisi startup bernama Inductiv. Ini merupakan perusahaan asal Kanada yang menggunakan AI untuk mengoreksi data, yang hasilnya dapat meningkatkan kemampuan machine learning

Apple tampaknya mengakuisisi startup ini untuk meningkatkan performa Siri. Apple sendiri tidak memberikan penjelasan rinci mengenai rencana ini. Namun pihaknya menyatakan akan membeli perusahaan teknologi yang lebih kecil dari waktu ke waktu. Dari polanya, Siri menjadi fokus utama. 

Sebagaimana diketahui, Apple sebelumnya sudah mengakuisisi Voysis untuk meningkatkan kemampuan natural language. Data yang lebih bersih akan dapat menuju hal tersebut dengan mengurangi kemungkinan informasi tidak perlu yang dapat membingungkan Siri. 

Dilansir dari Engadget (28/5), Apple sudah memutuskan untuk meningkatkan performa Siri. Tidak tanggung-tanggung, Apple bahkan sampai merekrut mantan pimpinan AI di Google, John Giannandrea untuk meningkatkan Siri. Apple sendiri mulai memberikan dukungan tambahan AI di produk-produknya. Salah satunya adalah Deep Fusion yang terdapat di iPhone 11 Series. 

Kendati begitu, masih butuh jalan cukup panjang bagi Siri untuk dapat menyaingi asisten pintar dari vendor lainnya. Sejauh ini, Amazon Alexa dan Google Assistant menjadi dua asisten suara yang dinilai paling baik. 

Selain Inductiv dan Voysis, Apple juga sudah mengakuisisi Xnor.ai. Startup ini memiliki spesialisasi pada tools low power yang memungkinkan AI untuk beroperasi pada perangkat ketimbang harus mengandalkan cloud. Hal ini memungkinkan Apple untuk membawa software AI yang lebih canggih untuk iPhone di masa depan. 

Share
back to top