Alasan Google kembalikan jack audio 3,5 mm di Pixel 3a dan 3a XL

Pihak Google bisa saja memberikan dongle USB Type C ke para penggunanya. Namun, mereka lebih memilih untuk menyematkannya langsung di dalam Pixel 3a dan 3a XL.

Alasan Google kembalikan jack audio 3,5 mm di Pixel 3a dan 3a XL Pixel 3a (Bussines Insider)

Satu per satu vendor smartphone terus membunuh kehadiran audio jack 3,5 mm dari smartphone mereka. Sebut saja Pixel 3 dan 3 XL milik Google, yang kehilangan fitur yang menurut banyak orang masih sangat berguna pada saat ini.

Namun, pada peluncuran perangkat terbaru mereka, yakni Pixel 3a dan 3a XL, penggemar dikejutkan dengan kembali hadirnya audio jack 3,5 mm. Padahal, kedua perangkat tersebut merupakan perangkat murah jika dibandingkan dengan versi sebelumnya.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Google investasi Rp28 triliun untuk energi terbarukan

Google Assistant kini bisa bahasa Jerman hingga Korea

Mode incognito Google Maps jalani masa uji coba


Lantas, mengapa Google memilih untuk kembali menghadirkan port tersebut. Melalui Manajer Produk Google, Soniya Jobanputra, mereka mengungkapkan alasannya. Ternyata, mereka sudah melakukan riset mengenai hal tersebut.

Menurut Jobanputra, dia mengklaim bahwa dengan jumlah uang yang dihabiskan pelanggan untuk smartphone mereka, mereka menuntut fleksibilitas dalam hal bagaimana mereka menggunakannya. Dalam hal ini datang dalam bentuk memilih apakah akan menggunakan headphone berkabel atau nirkabel, seperti dilansir dari laman Ubergizmo (16/5/2019).

Ini masuk akal, meskipun seperti yang ditunjukkan XDA, Google dapat dengan mudah memasukkan dongle jika mereka benar-benar menginginkannya. Tapi, mereka lebih memilih untuk memasang jack tersebut langsung di smartphone mereka.

Hal ini menjadikan kedua smartphone tersebut sebuah pilihan yang menarik bagi para penggemar. Dengan harga kisaran mulai dari Rp5,9 juta, pengguna bisa mendapatkan smartphone dengan kamera yang bisa bersaing dengan smartphone flagship.

Namun, tetap ada yang harus dikorbankan para pengguna. Salah satunya adalah mengorbankan performa, yang dikarenakan penggunaan prosesor yang lebih rendah, yakni Snapdragon 670, bukan Snapdragon 845 seperti di perangkat flagship mereka.

Tapi tetap saja, rasio harga dengan performa yang dimiliki oleh perangkat ini dinilai masih sangatlah tinggi.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: